Pixel Code jatimnow.com

Pandemi Covid-19 Melandai, Produsen Bola Plastik di Jombang Mulai Banjir Pesanan

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Elok Aprianto
Proses pembuatan bola plastik di Dusun Bendungrejo, Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Proses pembuatan bola plastik di Dusun Bendungrejo, Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Lutfi Damarwata (32), warga Dusun Bendungrejo, Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang, menghasilkan uang puluhan juta rupiah setiap bulannya. Pundi-pundi rupiah didapatkannya dari usaha rumahan membuat bola plastik.

Ditemui di rumahnya, Lutfi mengaku baru bisa menikmati hasil setelah menggeluti usahanya selama 10 tahun. Terlebih sebelumnya ada badai pendemi Covid-19.

"Usahanya sudah berjalan selama 10 tahun. Ya produksi bola sepak dari bahan bijih plastik," ungkap Lutfi, Senin (12/9/2022).

Ide usaha membuat bola berawal saat ada keinginan untuk memanfaatkan plastik menjadi kerajinan bernilai.

"Berawal mencoba untuk membuat bola dari bijih plastik, sembari tutorial dari aplikasi YouTube. Sampai akhirnya mampu membuat dengan memakai mesin. Ya sejak makin maju, penghasilan bertambah, jadi sekarang sampai punya 15 karyawan. Kalau awalnya cuma dikerjakan 2 orang dan pakai satu mesin. Alhamdulillah masih bertahan dan berjalan lancar," ungkapnya.

Cara membuat bola tersebut, tahap awal bijih plastik dicampur dengan pixment plastik. Ini untuk menyesuaikan warna yang diinginkan. Selanjutnya bahan tadi langsung ditaruh di mesih pengolahannya.

"Setelah itu ya dikerjakan karyawan. Setelah berbentuk bulat seperti bola, langsung di taruh kandang. Dibiarkan dulu sebentar, lalu dikemas dengan plastik seperti itu," katanya.

Baca juga:
Rombongan Pendekar Silat Serang Warga Kabuh Jombang, 4 Orang Terluka

Sebelumnya usaha memproduksi bola plastik sempat lesu karena pandemi Covid-19. Tak hanya itu, keuntungan yang didapatkan juga berkurang hingga 50 persen.

"Kena dampak pandemi sekitar 50 persen, sekarang sudah mulai kembali normal," ucapnya.

Saat ini, Lutfi mulai kewalahan memenuhi pesanan dari luar Jombang. Bahkan sampai ada pesanan dari luar Jawa.

"Setelah pandemi kami rasa melandai, pemesanan mulai bermunculan. Sering mengirim ke luar daerah seperti Surabaya, Malang. Luar pulau Jawa juga ada, seperti Kalimantan, Papua dan lain sebagainya," katanya.

Baca juga:
Kandang Ayam di Jombang Hangus Terbakar, Pemilik Rugi Rp300 Juta

Dalam sehari, ia bisa memproduksi ribuan bola plastik. Hasil produksinya dijual dengan harga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per lusinnya. Sementara untuk omzet yang didapat bisa mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta per bulannya.

"Setiap harinya itu kami produksi 6 sampai 7 ribu bola, ada yang berukuran kecil dan besar. Bervariasi warnanya, seperti abu-abu, merah, putih, biru dan lainnya. Jualnya ya normal, 25 hingga 30 ribu rupiah per lusinnya. Kalau soal pendapatan, mulai mengalami peningkatan setelah pandemi Covid-19. Sekarang perbulannya bisa dapat omzet dari Rp40 juta sampai Rp50 juta rupiah," pungkasnya.