Pixel Code jatimnow.com

Konser Denny Caknan di Gresik Mendadak Batal, Penonton dan Pedagang Kecewa

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Sahlul Fahmi
Tangkapan layar publikasi Closing Party Festival Mahasiswa yang menghadirkan Denny Caknan
Tangkapan layar publikasi Closing Party Festival Mahasiswa yang menghadirkan Denny Caknan

Gresik - Konser Denny Caknan dalam acara Closing Party Festival Mahasiswa (Fesma) di GKB Convex yang menurut rencana dilaksanakan Selasa (13/9/2022) malam ini, batal digelar.

Menurut keterangan Anggita, salah seorang panitia, batalnya konser Denny Caknan dikarenakan pihak panitia kurang siap, sehingga acara yang digagas sejak 2 bulan lalu itu gagal.

"Persiapannya sejak dua bulan lalu. Semua perizinan sudah ada, begitupun dengan jadwal artis juga tak ada kendala. Batalnya acara ini karena kurang siapnya panitia. Sebagian panitia ada yang sedang magang, sebagian lagi bekerja," terang Anggita.

Batalnya acara ini membuat para penggemar Denny Caknan kecewa. Sejauh ini, tiket telah terjual 2 ribu lembar harga Rp70 ribu dan Rp100 ribu. Sedangkan untuk tiket harga Rp150 ribu, masih belum terjual.

"Untuk tiket yang telah terjual akan kami kembalikan secara bertahap dengan cara transfer," tegas dia.

Tak hanya para penggemar Denny Caknan yang harus gigit jari, puluhan pedagang makanan dan minuman yang terlanjur menyewa lapak di area konser juga kecewa berat. Bayangan mendapatkan keuntungan dari konser ini, seketika lenyap.

Salah seorang pedagang asal Kediri, Wasik mengaku telah membayar Rp800 ribu untuk menyewa dua lapak. Biaya tersebut belum termasuk modal yang dikeluarkan.

"Informasi pembatalannya mendadak, yakni pada hari H. Padahal jauh hari kami sudah mengeluarkan modal sekitar Rp5 juta. Kami ingin minta ganti sewa dan modal," ucap Wasik.

Menanggapi hal tersebut, panitia acara berjanji akan memenuhi tuntutan puluhan pedagang yang terlanjur menyewa lapak.

"Panitia akan mengembalikan biaya sewa lapak dan mengganti modal para pedagang. Pembayarannya bisa dengan cara tunai maupun transfer," pungkas Anggita.

 

Reporter: (Sahlul Fahmmi/kor)