Pixel Code jatimnow.com

Penampakan Maling Berpeci Hitam Terekam CCTV, Aksinya Santuy

Editor : Rochman Arief Reporter : Farizal Tito
tangkapan layar CCTV for jatimnow.com
tangkapan layar CCTV for jatimnow.com

jatimnow.com – Masih ingat aksi maling motor di Surabaya yang memakai peci, baju koko, dan memakai sarung? Pelaku diketahui dua orang dan aksinya terekam CCTV.

Dalam rekaman yang dierima jatimnow.com, pelaku terlihat santuy menjalankan aksinya pada Jumat (28/10/2022) lalu. Sosok pria tersebut menggondol motor Honda Scoopy milik Kemis (55), warga Jalan Tambak Lumpang, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.

Pelaku terlihat beraksi pada siang hari. Dia hunting berkeliling mencari motor warga yang terparkir di depan rumah.

Layaknya jemaah salat jumat, pelaku memakai sarung, baju koko, dan peci hitam itu terlihat berboncengan dengan rekannya. Baju yang dikenakan ini diduga untuk mengelabui warga.

Pelaku terlihat ngobrol dengan rekannya yang dibonceng, sambil mengendarai motor Mio merah bernopol N 5901 HZ.

“Dari rekaman cctv, pencuri motor ini masuk kampung dibonceng temannya yang memakai sweater hoodie biru-merah dan bertopi sekitar pukul 12.00 WIB," kata Febri, anak korban, Selasa (1/11/2022).

Baca juga:
Pengendara Motor di Surabaya Tewas saat Terobos Lampu Merah

Febri menceritakan proses pencurian motor milik orang tuanya tergolong cepat. Motor hilang saat ditinggal masuk ke rumah. Dalam tempo satu jam, motor dengan nopol L 6907 Z itu sudah digondol maling.

“Sepulang salat jumat, ayah masuk rumah. Kemudian tertidur, sekitar satu jam kemudian hendak ke pasar. Tahu-tahu motornya sudah hilang,” lanjut Febri.
Mengetahui motor orang tuanya raib, ia melaporkan ke kantor Polsek Sukomanunggal, yang dilengkapi rekaman CCTV dan tangkapan layar wajah kedua pelaku sebagai bukti.

“Dari CCTV itu sudah jelas wajahnya. Kami harap bukti ini, mempermudah polisi mengungkap dan menangkap pelakunya,” harap Febri.

Baca juga:
Menjajal Sensasi Teh Dipadu Keju, Rasanya Maknyus!

Febri menambahkan, motor Mio merah yang digunakan kedua pelaku ini diduga menggunakan nomor polisi palsu.

“Kemarin waktu laporan ke Polsek Sukomanunggal, nopolnya langsung dicek. Dugaannya nopol kendaraan pelaku palsu,” tandasnya.