Pixel Code jatimnow.com

CCTV Tak Bikin Keder, Maling Berhasil Gondol Motor setelah 2 Kali Gagal

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Zainul Fajar
Pencuri beraksi di Perumahan Barunggu, Sambungrejo, Sukodono, Sidoarjo. (Foto: tangkapan layar CCTV)
Pencuri beraksi di Perumahan Barunggu, Sambungrejo, Sukodono, Sidoarjo. (Foto: tangkapan layar CCTV)

jatimnow.com - Penggunaan CCTV ternyata memang tidak membuat para pelaku kejahatan keder. Meski tahu ada kamera pengintai, aksi pencurian tetap saja dilakukan. Bahkan upaya maling tersebut sampai diulang tiga kali hingga akhirnya berhasil.

Salah satunya aksi pencurian motor yang terjadi di Sidoarjo. Pelaku melenggang santai ke dalam rumah dan berhasil membawa motor curiannya dengan tenang.

Kejadian pencurian tersebut diketahui terjadi di Perumahan Barunggu, Sambungrejo, Sukodono, Sidoarjo pada Minggu (30/10/2022) sekira pukul 02.30 WIB dini hari.

Aldy Pratama pemilik rumah saat dikonfirmasi mengaku kaget ketika pagi hari, melihat salah satu sepeda motor miliknya sudah raib.

Saat melihat rekaman CCTV, ternyata sepeda motor merek Honda CRF-150 tahun 2018 warna merah putih miliknya digondol pencuri saat seluruh rumah tertidur lelap.

“Kalau dilihat dari CCTV depan, awalnya itu orangnya mondar-mandir di daerah sini. Sebelum masuk,” ujar Aldy.

Baca juga:
HP Karyawan Indomaret di Jombang Raib Dicuri, Pelaku Diduga Naik Mobil

Selain itu, ia juga mengatakan pencurian ini adalah ketiga kalinya yang diduga dilakukan oleh pelaku yang sama.

"Sepertinya pencuri ini adalah orang yang sama, soalnya sudah nyoba ke-3 kali ini baru keambil motornya, yang percobaan 1 dan 2 gagal," terangnya.

Ia juga mengaku saat kejadian tersebut, kondisi rumah sepi, hanya ada penjaga rumah dan adiknya saja di dalam rumah.

Baca juga:
Maling Kipas Pompa Air yang Resahkan Petani di Kediri Ditangkap, Ini Tampangnya

"Kondisi rumah sepi gak ada orang, yang ada dirumah saat itu cuman adek saya sama penjaga rumah dan ndak ada yang mengetahui pas pencuri itu masuk," imbuhnya.

Dari kejadian tersebut, pemilik rumah mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah.