Pixel Code jatimnow.com

FPKB Terus Perjuangkan Gelar Pahlawan untuk Syaikhona Kholil

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Fathor Rahman
anggota Fraksi PKB DPR RI, Syafiuddin. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
anggota Fraksi PKB DPR RI, Syafiuddin. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Usulan gelar pahlawan nasional untuk Syaikhona Kholil batal didapatkan tahun ini. Meski begitu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan terus mengusulkan dan memperjuangkan gelar pahlawan untuk ulama tersebut.

Hal itu disampaikan oleh anggota Fraksi PKB DPR RI, Syafiuddin. Ia mengatakan, meski gelar pahlawan belum diperoleh tahun ini pihaknya akan terus mengupayakan di tahun mendatang.

"Kami dari PKB terus mengupayakan beberapa ulama salah satunya ulama besar kita Syaikhona Kholil agar mendapatkan gelar pahlawan," tuturnya di Bangkalan, Jumat (4/11/2022).

Pria yang menjabat sebagai Ketua DPC PKB Bangkalan ini juga mengatakan, selain Syaikhona Kholil terdapat ulama lain yang telah diusulkan oleh Fraksi PKB, yakni, KH. Bisri Sansury dari Jombang.

Kedua ulama kharismatik itu, saat ini proses pengajuannya sudah sampai pada tahap dewan gelar. Namun, setelah diajukan ke presiden belum disetujui untuk mendapatkan gelar pahlawan.

Baca juga:
Khofifah Dorong Gelar Pahlawan untuk Syaikhona Kholil Dianugerahkan Tahun ini

"Tentunya kami nanti akan terus melengkapi dengan dokumen atau manuskrip yang informasinya ada di Belanda. Mungkin nanti kita cari dokumen dan foto asli dari para ulama yang melakukan perjuangan untuk Indonesia pada masa itu, termasuk Syaikhona Kholil," tambahnya.

Ia berharap, di tahun 2023 mendatang gelar pahlawan nasional dapat diberikan pada Syaikhona Kholil. Sebab, ia termasuk salah satu ulama yang turut memperjuangkan Indonesia dan memberikan kontribusi besar pada Bangsa terutama untuk syiar agama Islam.

"Insya Allah tahun depan gelar pahlawan nasional untuk para ulama yang telah diusulkan oleh fraksi PKB bisa diperoleh," pungkasnya.

Baca juga:
Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pasuruan Diterpa Isu Video Mesum