Pixel Code jatimnow.com

Khofifah Bahas Misi Perluasan Dagang dan Pendidikan Bersama Ulama Al-Azhar Kairo

Editor : Zaki Zubaidi
Silaturahmi para syekh mursyid tarekat dari Mesir bersama Gubernur Jawa Timur, (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Silaturahmi para syekh mursyid tarekat dari Mesir bersama Gubernur Jawa Timur, (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersilahturahmi dengan syekh sekaligus Guru Besar Al-Azhar Kairo Mesir, membahas tentang kerjasama perluasan dagang dan pendidikan.

Khofifah mengatakan, kedepan Jawa Timur akan melakukan kerja sama dagang dengan Alexandria, melalui sister province.

"Kita sudah selesai profel dengan Kemenlu Mesir, tinggal penandatanganan LOI (Letter of Intens) untuk Sister Province dengan Alexandria," kata Khofifah, usai silaturahmi dengan para syeikh mursyid thoriqoh Mesir, di Gedung Grahadi Surabaya, Minggu (13/11/2022) malam.

Menurutnya, ekspor brand skala besar kemaren ada di produk kopi Kare Madiun, kopi Wonosalam Jombang, kemudian kopi Bondowoso, dikirim 200 ton ke Mesir pada 26 Oktober lalu, maka kedepan direncanakan perluasan kembali.

"Ini harus dibangun perluasan, dimana kami setiap bulan ada misi dagang antarprovinsi dan rencananya kita mau ada pengembangan ke luar negeri," lanjutnya.

Untuk suksesi misi dagang tersebut, dalam waktu dekat ini sebanyak 19 pengusaha dari Jawa Timur akan mengikuti kegiatan Expo Dagang di Riyadh dan Jeddah.

Baca juga:
DKPP Kota Mojokerto Raih Penghargaan Zero Reported Case PMK

Selain itu, lanjut Khofifah, terkait dengan program pendidikan diantaranya profesor fellowship dan post doktoral juga telah disampaikan kepada para syekh dan guru besar tersebut.

"Pendidikan terkait dengan profesor fellowship dan post doktoral utamanya di medical dokter ini, akan kami komunikasikan kembali ketika tiba di Mesir," imbuhnya.

Sehingga. lanjut Khofifah, kerja sama di bidang pendidikan dengan Al-Azhar nanti tidak hanya berkutat untuk ilmu-ilmu agama saja.

Baca juga:
Khofifah Lobi Tambah Kuota Beasiswa Perguruan Tinggi Al-Azhar Mesir untuk Jatim

"Akan kita kembangkan, fokus kerjasama pendidikan dimana tidak hanya bidang ilmu agama saja, akan tetapi juga ilmu sains, teknologi, dan medical dokter," pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam forum silahturahmi tersebut tampak dihadir tokoh utama Tarekat Naqsabandiyah dan Guru Besar Bahasa dan Sastra Arab, Ulama Senior Universitas Al Azhar, Syeikh sekaligus Guru Besar Al Azhar Kairo Mesir, Fathi Abdurrahman Hegazy; Penasihat Imam Besar Al Azhar dan Guru Besar Hukum Internasional, Syeikh Prof. Dr. Mohammad Abdul Shomad Mehanna; Dokter Spesialis Bedah ternama dan tokoh Tarekat Shiddiqiyah, Syeikh Prof. Dr. dr Yusri Rosdi Sayyid Jabr al Hasani, dan lain sebagainya. (Rama Indra)