jatimnow.com

Segera Direnovasi, Pasar Songgolangit Ponorogo Bakal Punya Wajah Baru

Editor : Arif Ardianto Reporter : Mita Kusuma
Suasana pasar Songgolangit Ponorogo 🔍
Suasana pasar Songgolangit Ponorogo

jatimnow.com - Satu tahun pascakebakaran, Pasar Songgolangit di Ponorogo bakal direnovasi. Pasar yang menjadi pusat perekonomian Kabupaten Ponorogo tersebut rencananya akan dibangun dalam dua hingga tiga bulan kedepan, Kamis (2/8/2018).

Rencananya, pasar yang semula hanya dua lantai itu akan ditingkat menjadi tiga lantai. Ketiga lantai tersebut, bakal diisi oleh 1.168 pedagang dan kantor UPTD Pasar.

Namun, belum ada keterangan peruntukan di tiap lantainya. Hal itu akan disepakati ketika pasar sudah jadi.

Loading...

Kemudian, untuk lahan parkir akan ditempatkan di tengah pasar, bukan lagi di sisi utara seperti kondisi yang ada sekarang ini.

"Kami sudah mensosialisasikan kemarin. Ada dua opsi untuk lahan parkir, sama atau berada di tengah," kata Fitri Nurcahyo, Kabid Pengelolaan Pasar, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Perdakum) Ponorogo, Kamis (2/8/2018)

Pedagang, lanjutnya, memilih lahan parkir ditempatkan di tengah. Alasannya jika parkir di sisi Utara, hanya pedagang yang menempati lapak sisi utara saja yang laku.

"Pedagang yang berada di sisi sebelah selatan diperkirakan tidak terlalu laku. Jika ditengah menurut mereka bakal lebih laku," katanya.

Menurut Fitri, hal itu menjadi pertimbangan tersendiri. Setelah disepakati, bakal ada perencanaan pembangunan 1-2 bulan.

"Setelahnya baru lelang fisik. Biasanya memakan waktu satu bulan. Lelang fisik selesai, semua pedagang dipindah ke RSUD lama," urainya.

Ia memprediksi pembangunan akan dimulai pada bulan November, dengan estimasi waktu pembangunan selama tiga tahun.

Sementara, pembangunan ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 90 miliar.

"Memakai dana APBD dengan sistem multiyears selama tiga tahun," terangnya.

Sementara itu, pedagang berharap tidak ada pembayaran dari pembangunan ini, baik saat relokasi maupun menempati bangunan baru. Juga besaran ukuran stan tidak berubah.

"Ya pengennya gitu, pindah tidak bayar, ukuran stan tetap seperti semula," katanya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto