Pixel Code jatimnow.com

Support Pertanian Modern, Mas Dhito Fasilitasi Drone untuk Petani Milenial

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Yanuar Dedy
Mas Dhito saat mencoba mengendalikan drone pertanian. (Foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat mencoba mengendalikan drone pertanian. (Foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) bekerja sama dengan Hasana Drone meluncurkan program baru untuk petani milenial.

Program itu seiring dengan harapan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang selama ini menggelorakan smart farming untuk mendukung pengelolaan kawasan agropolitan.

Melalui manajemen pertanian menggunakan teknologi modern, Mas Dhito berharap dapat menyemangati kalangan petani milenial.

"Saya rasa ini program yang sangat seksi untuk membangkitkan semangat teman-teman petani milenial," katanya, Selasa (15/11/2022).

Lebih rinci, Pelaksana Tugas Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri Anang Widodo menjelaskan, dalam program itu akan dicari dua orang petani milenial sebagai operator drone melalui proses seleksi.

Baca juga:
Mas Dhito Dorong Digitalisasi Budaya dan Seni di Kediri

Mereka yang lolos seleksi akan melakukan kontrak kerja dengan Hasana Drone selama 1 tahun, yang tiap orang diberi target melakukan penyemprotan 2000 hektare lahan.

"Setiap bulannya, operator tersebut akan diberikan gaji dan begitu target telah tercapai, drone akan menjadi milik yang bersangkutan," ungkapnya.

Bagi petani yang akan menggunakan jasa penyemprotan menggunakan drone dikenakan biaya Rp175 ribu untuk luas lahan 1 hektare. Biaya itu dinilai jauh lebih murah dibandingkan penyemprotan secara manual menggunakan tangki.

Baca juga:
Banteng Charity Tingkatkan Motivasi Guru dan Pelajar di Kabupaten Kediri

Kemudian, penyemprotan menggunakan drone jauh lebih cepat karena setiap 1 hektare lahan hanya membutuhkan waktu 10 menit. Selain efisien dari waktu dan biaya, penyemprotan menggunakan drone itu dinilai efektif dalam pengendalian hama.

"Menggunakan drone ini bisa digunakan gerakan pengendalian hama serentak, karena lahan yang bisa terjangkau lebih luas," tandasnya.

Pemerintahan

UMP 2023 Jawa Timur Naik 7,8 Persen

Kenaikan UMP 2023 ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim Nomor 188/860/KPTS/013/2022 tanggal 21 November 2022 tentang Upah Minimum Jatim.