Pixel Code jatimnow.com

Pengajian Istigasah Kubro 1 Abad NU, Parikan Anwar Sadad Bikin Ger

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Ni'am Kurniawan
Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad saat mengisi ceramah dalam acara istigasah kubro 1 abad NU di Pasuruan (Foto: Fad for jatimnow.com)
Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad saat mengisi ceramah dalam acara istigasah kubro 1 abad NU di Pasuruan (Foto: Fad for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad menegaskan dukungannya kepada Muslimat NU untuk mengadakan pengajian rutin setiap bulan.

Menurutnya, pengajian merupakan bagian dari konsolidasi umat, memperkuat ukhuwah, serta syiar agama yang efektif.

Hal itu ia ungkapkan saat mengisi pengajian dalam rangka Istigasah Kubro satu abad Nahdaltul Ulama (NU) di Masjid Ussisa Alattaqwa Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan.

"Dalam hadist Nabi Muhammad SAW, tegaknya kehidupan dunia karena kuatnya empat hal ini sebagai pilarnya, yaitu ilmunya ulama, kebijakan yang adil dari penguasa, kedermawanan orang-orang kaya, dan doanya kaum awam," ucap Gus Sadad, sapaan akrab keluarga Ponpes Sidogiri itu, Jumat (18/11/2022).

Keempat pilar itu, lanjut Gus Sadad, harus dijaga harmoninya. Ditanamkan nilai-nilai respek, serta saling menghormati fungsi dan tugas masing-masing.

"Yang ditunggu dari para kiai dan bu nyai apanya? Ya ilmunya," imbuh Wakil Ketua DPRD Jatim itu.

Baca juga:
Anwar Sadad Sebut RUU P2SK Bisa Jadi Kuburan Massal Koperasi

Sebagai politisi NU, Gus Sadad juga melempar harapan bagi ratusan ibu-ibu Muslimat NU yang hadir, agar mau mencermati kebijaka-kebijakan pemerintah yang pro dengan rakyat.

"Yang ditunggu dari saya kawan-kawan yang ada di lembaga pemerintahan apa? Ya kebijakan-kebijakan dan aturan-aturan yang mengandung keadilan," sambungnya.

Pengajian pun mengalir gayeng beberapa jam. Hingga menuju akhir ceramahnya, Gus Sadad mengajak para ibu-ibu untuk berselawat bersama.

Baca juga:
Gerindra Jatim Beberkan Karakter Politik NU dan Kandidat Capres

Di akhir, Gus Sadad juga menyelipkan sebuah parikan khas Jawa Timur.

"Sabun wing dipangan wereng. Wajahe glowing gulune ireng," ucap Sadad disambut tepuk tangan ibu-ibu.

"Sabun wing dicampur dedek. Wajahe glowing sikile burek," lanjutnya, disambut tawa para ibu hingga terpingkal-pingkal.