Pixel Code jatimnow.com

Warga Surabaya Bangga Terima Kunci Program Dandan Omah

Editor : Rochman Arief Reporter : Ni'am Kurniawan
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kanan) saat menyerahkan kunci rumah program dandan omah kepada warga Tandes. (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kanan) saat menyerahkan kunci rumah program dandan omah kepada warga Tandes. (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Senyum bahagia terpancar di wajah delapan warga Tandes, Surabaya saat menerima kunci rumah yang selesai direnovasi dari program Dandan Omah.

Salah satunya Choiri, warga Jalan Karangpoh 4/47, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes. Ia mengaku bersyukur karena rumah yang ia huni selesai diperbaiki. Choiri mengatakan, selama ini, ia bersama keluarga bertahan di rumah yang setiap hujan selalu bocor.

“Alhamdulillah sudah nggak takut bocor lagi. Terima kasih Pak Wali Kota sudah membenahi rumah saya,” ucap Choiri, Sabtu (19/11/2022).

Selain Choiri, ada pula Paulina Soekarni. Ia merupakan seniman srimulat Surabaya, yang ketiban berkah serupa. Rumah yang tadinya bocor ketika hujan deras, serta dindingnya yang semi permanen, kini menjadi lebih nyaman dan layak huni.

Baca juga:
Eri Cahyadi Marah di RS Soewandhi Surabaya, Sempat Banting Berkas

“Puji Tuhan, saya turut berterima kasih kepada Pak Wali. Rencananya, nanti sama Pak Wali Kota dibukakan toko kelontong,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan kunci rumah hasil renovasi. Ia didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Erna Purnawati; Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Irvan Wahyudrajad; dan Camat Tandes, Febriaditya Prajatara.

Baca juga:
Tenaga Outsourching Pemkot Surabaya Masih Tetap Kerja di 2023, Tapi Soal Gaji...

“Harus dipelihara, selain itu tidak boleh dikontrakkan atau dijual selama lima tahun dan perawatannya harus dilakukan secara mandiri oleh pemiliknya,” kata Eri.

Selain itu, Pemkot juga memberi wadah untuk menyalurkan usaha guna memperbaiki aktivitas ekonomi mereka.