Pixel Code jatimnow.com

Dosen UKWMS Ciptakan Permen Antidiabetes, Mau Cobain?

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Farizal Tito
Praktik pembuatan permen antidiabetes yang dilakukan civitas akademika UKWMS di laboratorium kampus setempat. (Foto-foto: Veronica for jatimnow.com)
Praktik pembuatan permen antidiabetes yang dilakukan civitas akademika UKWMS di laboratorium kampus setempat. (Foto-foto: Veronica for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tiga dosen Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) berhasil membuat permen rendah indeks glikemik yang aman sekaligus antidiabetes.

Ketiga Dosen tersebut adalah Dr. Martha Ervina, dari Fakultas Farmasi dan Pusat Penelitian Obat Tradisional (PPOT), Dr. Anita Maya Sutedja, serta Netty Kusumawati, dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) dan Pusat Penelitian Pangan dan Gizi (PPPG).

Atas keberhasilan lokakarnya, ketiga dosen mengajarkan pembuatan permen keras rendah glikemik sebagai Anti Diabetes, kepada civitas akademika UKWMS di Laboratorium Mikrobiologi Industri Pangan FTP kampus setempat.

Para peserta begitu antusias melakukan praktikum dalam rangka Gelar Karya LPPM Inov Fest 2022 tersebut. Martha dan tim tidak menganjurkan menggunakan gula pasir namun digantikan dengan isomalt yang merupakan gula poliol rendah kalori.

“Penggunaan isomalt karena rendah angka glikemik indeksnya, sehingga tidak membuat angka gula darah naik dan tetap ada rasa manisnya. Selain aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, dapat pula ditambahkan ekstrak yang dapat memberikan efek, juga mudah dikonsumsi kapan saja," jelas Martha, Kamis (24/11/2022).

Baca juga:
Universitas Ciputra Gelar Wirausaha Merdeka Demo Day, Ini Targetnya

Proses pembuatan diawali dengan menimbang bahan, pencampuran, pemanasan hingga mencapai suhu tertentu. Penambahan ekstrak dan bahan tambahan lainnya lalu didiamkan hingga buihnya menghilang.

Dilanjutkan pencetakan campuran dalam cetakan, didinginkan, dan dilepaskan dari cetakan.

"Pada proses pembuatan, ada rempah pilihan yang dapat digunakan sebagai antidiabetes yakni, kayu manis, kunyit, dan jahe," jelasnya.

Baca juga:
Milenial Gresik Ini Menangi Lomba Petani Muda Inovatif Berkat Melon

Praktik membuat permen antidiabetes itu disambut antusias peserta, salah satu tim dari tenaga kependidikan UKWMS, Veronica Yunita Dian Anggraini, Krenna, dan Yohana Prasetyorini.

Menurut Ika, praktik yang dipandu oleh tiga dosen itu sangat bermanfaat apalagi dirinya sangat gemar mengkonsumsi kopi dengan takaran manis yang cukup.

“Karena gemar minum kopi, maka kami campurkan rasa kopi dalam adonan permen, ditambah dengan rempah-rempah sehingga makin enak rasanya. Dan pelatihannya sangat bermanfaat serta menyenangkan,” jelas Ika, sapaan Veronica.