Pixel Code jatimnow.com

Viral Pengantin Wanita Digendong Melintasi Banjir saat Pernikahan di Bojonegoro

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Misbahul Munir
Pengantin wanita digendong untuk melewati air yang menggenangi tenda resepsi pernikahan di Bojonegoro (Foto: Tangkapan layar video amatir warga)
Pengantin wanita digendong untuk melewati air yang menggenangi tenda resepsi pernikahan di Bojonegoro (Foto: Tangkapan layar video amatir warga)

jatimnow.com - Sebuah video berisi pernikahan digelar di atas genangan air banjir, viral di media sosial (medsos). Peristiwa disebut terjadi di Dusun Kendal, Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro.

Dalam video berdurasi 21 detik itu memperlihatkan mempelai wanita yang masih mengenakan gaun pengantin digendong seorang pria melintasi air yang menggenangi tenda pernikahan.

Diketahui prosesi pernikahan itu digelar oleh Solikhin warga setempat, yang menikahkan putra pertamanya bernama Andik.

Sekretaris Desa Sidodadi, Ali musthofa membenarkan hal tersebut. Katanya, resepsi pernikahan itu berlangsung pada Jumat (25/11/2022) lalu. Namun menurutnya, dari beberapa video yang beredar, tidak semua benar.

"Nggih enten sing leres, enten sing mboten leres (iya, ada yang benar, ada yang tidak). Tapi ada video yang beredar bukan di sini, melainkan diedit dikasih alamat sini," ungkap Ali, Minggu (27/11/2022).

Ali menuturkan, sebelum resepsi berlangsung, pada malam harinya belum ada air yang menggenangi tenda.

Baca juga:
Video Viral Dugaan Istri Kapolres Jember Serang Rumah Dibantah Polda Jatim

"Waktu acara selametan (kenduri), Jumat (25/11/2022) itu belum ada air. Kemudian air tiba saat menjelang pagi bertepatan dengan undangan resepsi," jelasnya.

Akibat banjir tersebut, sambung Ali, acara jadi terhambat karena pelataran rumah yang digunakan sebagai penerima tamu tergenang air kurang lebih setinggi betis orang dewasa. Selain itu, banyak tamu undangan yang tidak hadir.

"Acara tetap berlangsung. Setelah acara, semua dekorai juga langsung dibereskan," beber dia.

Baca juga:
Viral Video Berisi Narasi Istri Kapolres Jember Terlibat Penyerangan

Ali menjelaskan, saat ini banjir sudah surut dan tidak ada genangan lagi. Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa di wilayahnya bukan daerah banjir.

"Kemarin ada yang meninggal juga dan sempat tertunda pemakamanya karena banjir, karena memang genangan air mengganggu aktivitas warga. Untungnya genangan air tidak berlangsung lama," pungkasnya.