Pixel Code jatimnow.com

Maling Motor di Sidoarjo Terekam CCTV, Aksinya seperti Tidak Berdosa

Editor : Rochman Arief Reporter : Zainul Fajar
foto: tangkapan layar.
foto: tangkapan layar.

jatimnow.com - Aksi pencurian sepeda motor matic di kawasan kos daerah Trosobo, Taman, Sidoarjo terekam CCTV. Dari rekaman itu memperlihatkan pelaku sangat santuy alias santai. Seperti tidak punya dosa.

Prila (34) korban yang sepeda motornya raib dicuri maling memaparkan, jika pencurian di kawasan kosnya terjadi pada Rabu (23/11/2022), sekitar pukul 03.55 WIB dini hari.

“Sepertinya mereka itu sindikat, mas. Pelaku ada tiga orang, dua orang di depan bagian mengawasi, sedangkan satu orang mengeksekusi. Dia masuk lewat pagar depan, kebetulan saat itu (pagar) tidak terkunci,” ujar Prila, Rabu (30/11/2022).

Lebih jauh, ia mengatakan saat beraksi, pelaku berusaha membobol dua motor yang terparkir di halaman kos, namun gagal.

“Jadi, sebelum motor saya raib. Dua motor yang berjejer di parkiran sudah dicoba dibobol, sepertinya memakai kunci T, tapi pelaku gagal. Akhirnya, percobaan ketiga di motor saya,” imbuhnya.

Masih dikatakan Prila, ia baru mengetahui saat hendak berangkat kerja dan tidak melihat Honda Beat dengan nopol AG-2063-DJ, di tempat biasanya. Ia baru sadar setelah penjaga kos memberi tahu.

Baca juga:
Dua Pria Curi Motor Milik Keluarga Pasien di Puskesmas Wonosalam, Jombang

Sebelumnya, penjaga kos diberi tahu warga kos lain, yang bangun lebih awal. Warga kos menyampaikan ada dua motor yang gagal dicuri setelah melihat kunci rusak. Selanjutnya, penjaga kos memberi tahu kepada semua penghuni, termasuk Prilia.  

Prila menyebut jika aksi pelaku santai banget. Dari rekaman terlihat pelaku memakai celana pendek dan kaos tanpa masker.

"Aksi pencurian di sini sudah terjadi beberapa kali, mas. Kemungkinan orangnya atau sindikatnya sama,” terangnya.

Baca juga:
Ditinggal Temannya Kabur, Pencuri Motor di Surabaya Masuk Penjara Kedua Kali

Sejauh ini ia sudah melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polsek Taman dan mengaku rugi belasan juta.

“Saya sudah lapor ke Polsek Taman dan membawa bukti rekaman CCTV. Hingga tujuh hari berlalu belum ada kelanjutan dari laporan saya,” pungkasnya.