Pixel Code jatimnow.com

Gerindra Jatim Anggap RUU PPSK Bisa Jadi Kuburan Koperasi, Kenapa Sih?

Editor : Rochman Arief Reporter : Ni'am Kurniawan
Pertemuan Fraksi Gerindra DPR RI dengan insan koperasi (Dok Fad/jatimnow.com)
Pertemuan Fraksi Gerindra DPR RI dengan insan koperasi (Dok Fad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Partai Gerindra tidak ingin Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK) yang kini sedang dibahas Komisi XI DPR RI bisa merugikan koperasi.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Muzani, ketika menerima perwakilan Forum Koperasi Syariah di ruang kerjanya, Nusantara III Gedung DPR/MPR, Jumat (2/12/2022) petang.

Hadir dalam diskusi tersebut Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad, dan dua anggota Komisi B DPRD Jatim, Noer Soetjipto dan MH Rofiq.

Kepada Muzani, pimpinan rombongan, Ali Hamdan, manyampaikan keresahan lembaga perkoperasian terkait substansi RUU pada pasal 191 dan 192. Dalam butir tersebut mengatur bahwa perizinan dan pengawasan koperasi berpindah, dari Kementerian Koperasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di samping itu, juga ada ketentuan yang mengatur pungutan yang diterapkan OJK. Menurut Ali, beleid ini bisa membunuh keberadaan koperasi, khususnya koperasi yang bergerak dalam simpan pinjam.

"Ini akan membunuh keberadaan koperasi, khususnya koperasi yang bergerak dalam simpan pinjam," ucap Ali, Jumat (2/12/2022).

Sementara, Ahmad Muzani mengaku fraksinya akan menjadikan masukan dari Forum Koperasi Syariah ini sebagai pertimbangan menentukan sikap politik partainya.

Baca juga:
Tiga Kantor Koperasi Abal-abal di Kota Batu Digerebek

"Ini akan kami kunci dan akan menjadi perhatian Fraksi Gerindra di DPR RI," ucap Muzani, yang juga Sekjen Gerindra itu.

Muzani meminta kepada Ketua Baleg DPR, Supratman Andi Agtas, dan Anggota Komisi XI, Bathra, yang ikut mendampinginya dalam pertemuan tersebut, untuk mengawal RUU ini sesuai dengan harapan.

Pertemuan perwakilan koperasi tersebut sebagai tindak lanjut Forum Group Discussion yang diadakan Forum Koperasi Syariah Jatim pekan lalu di Juanda, Sidoarjo.

Baca juga:
Diduga Gelapkan Uang Nasabah, Pegawai Koperasi di Bojonegoro Dipolisikan

Dalam diskusi tersebut, Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad yang juga Ketua DPD Gerindra Jatim, hadir sebagai salah satu pembicara. Sadad, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan komitmennya untuk mendukung koperasi.

"Ini bisa menjadi kuburan massal bagi koperasi-koperasi yang tidak bisa memenuhi standar dari OJK," ucap Ketua DPD Gerindra Jatim itu.