Pixel Code jatimnow.com

Petaka di Bengawan Solo Bojonegoro: Anak Hilang Tenggelam, Ayah Selamat

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Misbahul Munir
Tim SAR gabungan melakukan pencarian di Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Tim SAR gabungan melakukan pencarian di Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bocah laki-laki 3 tahun asal Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Bengawan Solo saat menaiki perahu penyeberangan bersama ayahnya, Selasa (10/12/2022).

Menurut Samijo (65), nahkoda perahu penyeberangan, insiden itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu korban bersama ayahnya Hartono (51) hendak menyeberang Sungai Bengawan Solo untuk menjemput ibunya yang berjualan di Kecamatan/Kota Bojonegoro.

Saat setengah perjalanan, anak bernama Mohammad Daffa Saputra itu menyalakan motor dan langsung menarik tuas gas. Akibatnya, dia bersama ayahnya tercebur ke sungai.

"Motor tiba-tiba dinyalakan dan digas sama anaknya. Nah, bapaknya mau nunuti (menarik) anaknya sudah tidak bisa, keduanya langsung nyemplung (tercebur)," ungkap Samijo kepada jatimnow.com.

Setelah itu, lanjut Samijo, sang ayah berusaha menyelamatkan anaknya, tetapi tidak berhasil. Sang ayah selanjutnya berenang ke tepian untuk menyelamatkan diri.

Baca juga:
Bocah Perempuan Hilang Tercebur Selokan Gegara Ambil Sandal

"Waktu itu ada tiga orang penumpang. Setiap hari ya naik ini (perahu) untuk menjemput istrinya," tambahnya.

Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Trucuk dan BPBD Bojonegoro. Dari pantauan di lokasi, sejumlah personel Tim SAR gabungan langsung melakukan penyisiran di sekitar terceburnya korban.

Baca juga:
Bocah Tenggelam di Bengawaan Solo saat Jemput Ibu, Ditemukan Tak Bernyawa

Kasi Kedaruratan dan logistik BPBD Bojonegoro, Agus Purnomo mengatakan, sejumlah Tim SAR gabungan sudah terjun ke lokasi untuk melakukan pencarian.

"Saat ini tengah dilakukan operasi pencarian terhadap korban dengan menggunakan tiga perahu karet dengan dibantu sejumlah tim SAR gabungan. Semoga segera ditemukan," ujar Agus.