Pixel Codejatimnow.com

Disangka akan Ditilang, Eh...Malah Diberi Helm Kapolres Ponorogo

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Ahmad Fauzani
Anak TK di Ponorogo mendapatkan helm dari Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Anak TK di Ponorogo mendapatkan helm dari Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Beberapa pengendara sepeda motor di Ponorogo sempat terhentak ketika melihat banyak polisi di traffic light Pasar Legi, Kamis (9/2/2023). Pengendara sempat mengira akan mendapatkan tilang.

Namun, bukan surat cinta dari polisi yang didapat. Melainkan, sebuah helm yang kemudian dipasangkan oleh polisi kepada anaknya yang masih TK.

"Ini dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas Semeru 2023. Kami kedepankan kegiatan preventif,” kata Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Kamis (9/2/2023).

Dia menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2023 dilaksanakan mulai 7 Februari 2023 sampai 20 Februari 2023. Dia mengaku saat ini mengedepankan kegiatan preentif.

"Kegiatan yang dilakukan mengarah pada keselamatan pengendara, Cipkon jelang Idul Fitri. Dan angka kecelakaan laka lantas yang mengalami kenaikan dan pelanggaran,” kata AKBP Catur.

Baca juga:
Kronologis Maling Motor di Ponorogo Didor, seperti Adegan Film Action

Dia berharap dengan operasi keselamatan ini dapat menurun setidaknya mengurangi baik korban laka, maupun pelanggar.

“Kami memberi helm, coklat dan buku tulis. Diharapkan dari pimpinan kegiatan yant bersifat komunikasi masyarakat langsung dalam rangka memperbaiki citra Polri dan bertindak humanis pengendara roda dua, empat dan enam,” urainya.

Rupanya, tidak hanya satu pengendara saja yang mendapatkan helm. Pengendara lain yang tertib dan membawa anak kecil tidak membawa helm, diberikan helm.

Baca juga:
Pembongkaran Makam Pemuda di Ponorogo, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Selain itu, bagi pengendara yang telah tertib diberikan coklat. Pun para anak-anak di bawah umur yang sudah memakai helm diberikan tanda cinta berupa buku tulis.