Pixel Code jatimnow.com

2 Jalan Poros Kecamatan di Lamongan Terendam Banjir Bengawan Jero

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Pengguna jalan saat menerjang banjir akibat luapan Bengawan Jero yang menggenang Poros Kecamatan Sukodadi-Karanggeneng. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pengguna jalan saat menerjang banjir akibat luapan Bengawan Jero yang menggenang Poros Kecamatan Sukodadi-Karanggeneng. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dampak banjir luapan sungai Bengawan Jero terus meluas. Setelah permukiman, tambak, dan fasilitas umum, kini banjir juga merendam dua jalan poros kabupaten.

Dua jalan tersebut berada di ruas jalan di Kecamatan Sukodadi-Karanggeneng tepatnya di Desa Madulegi hingga Kendalkemlagi. Dan ruas Kecematan Deket-Karangbinagun tepatnya di Desa Dinoyo hingga Sidomulyo.

Dari pantauan ketinggian air di poros Sukodadi-Karanggeneng berkisar 70 Cm. Di jalan tersebut banyak kendaraan mengalami kecelakaan kendati kondisi jalan rusak yang tertutup genangan air. Tampak sejumlah warga membantu pengguna jalan untuk menerjang banjir.

"Biasanya tidak seperti ini, tahun ini paling parah, akibatnya banyak kendaraan khususnya roda dua yang macet, tidak jarang juga terjatuh karena terperosok jalan," ujar Arip warga setempat.

Arip yang juga sukarelawan membantu pengguna jalan menyampaikan jika banjir tersebut berdampak pada rusaknya jalan sehingga memperdalam genangan air.

Baca juga:
Adu Banteng Pikap dan Motor di Lamongan, Ayah dan Anak Tewas

"Kalau di jalan rusak kan makin dalam, hal itu pula yang menyebabkan pengguna jalan tak sedikit yang terjatuh," paparnya.

Sedangkan di jalan ruas Deket-Karangbinangun, banjir berkisar 20 cm. Meski tak terlalu parah air yang menggenangi jalan tersebut cukup menghawatirkan lantaran jalan berada di samping persis sungai Dinoyo.

"Nggak ada pembatas antara jalan dan sungai, apalagi kalau malam penerangan minim penerangan," terang Khoiriyah.

Baca juga:
BEM Unisla Bedah Kurikulum MBKM: Tak Optimal dan Manipulatif

Sementara data yang dihimpun BPBD setempat, banjir akibat luapan Bengawan Jero ini telah menerjang di atas 3 ribuan rumah warga, juga tambak warga dan fasilitas seperti sekolah dan tempat ibdah warga.