Pixel Codejatimnow.com

Perusahaan Jepang Minati Produksi Listrik Berbasis Energi Bersih

Editor : Rochman Arief  Reporter : Zain Ahmad
Produksi listrik berbasis biomassa di PLTU Paiton akan dikembangkan di sejumlah entitas guna mendukung energi bersih. (foto: PLN NP for jatimnow.com)
Produksi listrik berbasis biomassa di PLTU Paiton akan dikembangkan di sejumlah entitas guna mendukung energi bersih. (foto: PLN NP for jatimnow.com)

jatimnow.com - Langkah PLN Nusantara Power (PLN NP) menggonjot produksi setrum berbasis energi bersih mendapat respons positif dari sejumlah perusahaan asing.

Setidaknya dua perusahaan asal Jepang Sumitomo Heavy Industries (SHI) serta Mitsubishi Heavy Industries (MHI). Kedua perusahaan ini menyatakan tertarik untuk mengengembangkan co-firing yang dikembangkan anak usaha PT PLN (Persero).

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah dalam keterangan resminya menyebutkan kerja sama dengan SHI melingkupi kajian pada mesin pembangkit boiler tipe CFB pada PLTU Paiton. Kerja sama ini sudah berjalan sejak Desember 2019, untuk mempersiapkan tahap awal co-firing PLTU Paiton pada presentasi 30-50 persen.

"Jika memungkinkan, secara bertahap akan kontinyu dan diujicobakan hingga mencapai 100 persen firing biomassa," kata Ruly dalam siaran pers, Jumat (3/3/2023).

Sedangkan kerja sama dengan MHI yang telah ditandatangani pada 28 Februari lalu lebih berfokus pada mesin pembangkit PLTU Paiton dengan jenis boiler PC dengan biomassa sawdust serta PLTGU Muara Karang (Jakarta) dengan biomassa hidrogen.

Baca juga:
PLN NP Raih Penghargaan Kementerian Kelautan dan Perikanan Gegara Bisnis Ini

PLN NP berusaha meningkatkan kontribusi perusahaan dalam bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) nasioanal yang memiliki target 23 persen pada tahun 2025.

Hingga triwulan pertama tahun 2023 ini, produksi setrum telah mencapai 19.902 MWH energi bersih yang berasal dari co-firing. Sebagian besar energi bersih tersebut disumbangkan PLTU Paiton 1-2 dan PLTU Paiton 9 dengan total 8.852,64 MWh.

Baca juga:
PLN Nusantara Power Gencarkan Pengurangan Emisi Lewat Carbon Trading

"Kami (PLN Nusantara Power) telah melakukan studi terkait co-firing sejak 2018 dan telah mengujicobakannya pada 16 PLTU di Jawa dan luar Jawa. PLTU Paiton kini telah berhasil dalam 6 persen co-firing, dan kami harapkan dapat meningkatkan peresentase bauran co-firingnya," ungkap Rully.

Ia menambahkan bahwa PLN NP menggalakkan co-firing karena inovasi ini merupakan salah satu langkah yang tepat dalam implementasi green energy dan juga merupakan salah satu dari program PLN 'Green Booster' untuk mendukung target bauran energi EBT nasional.