Pixel Code jatimnow.com

Pria ini Tepergok Curi Susu Formula di Minimarket Surabaya, Ngakunya untuk Anak

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Zain Ahmad
Pria yang mencuri susu formula anak (kiri) saat diamankan polisi (Foto: Polsek Wonocolo for jatimnow.com)
Pria yang mencuri susu formula anak (kiri) saat diamankan polisi (Foto: Polsek Wonocolo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Wonocolo setelah tepergok mencuri susu khusus anak di minimarket Jalan Jemur Wonosari Gang Lebar, Surabaya.

Pelaku yang sempat dihajar warga berhasil dievakuasi polisi. Peristiwa itu terjadi Senin (6/3/2023) pagi.

Pelaku diketahui bernama Sf (26), warga Pandegiling, Surabaya. Saat ini, ia sudah diamankan di mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Wonocolo, Kompol Bayu Halim menjelaskan, berdasarkan keterangan dari pegawai minimarket, pelaku beraksi dengan berpura-pura menjadi pembeli.

Dengan membawa jaket, pelaku langsung masuk dan mencuri dua kemasan susu. Para pegawai minimarket yang mencurigai gerak geriknya, kemudian memantau dari CCTV.

Baca juga:
38 Tersangka Diringkus Polres Tulungagung, Didominasi Kasus Curat

"Yang bersangkutan ini sempat terekam kamera CCTV mencuri susu buat anak, yang disembunyikan di dalam jaketnya. Setelah mencuri, dia langsung keluar dan tidak membayar ke kasir. Di situlah oleh pegawai minimarket langsung diteriaki maling," jelas Bayu saat dikonfirmasi, Selasa (7/3/2023).

Mengetahui aksinya tepergok, pelaku kemudian bergegas menuju motornya Honda PCX yang terparkir di luar. Namun, karena banyak pengunjung minimarket yang mengetahui, pelaku langsung diamankan dan dimassa.

Setelah dihakimi, pelaku kemudian baru mengakui telah mencuri susu di dalam minimarket. Tak lama, polisi datang dan mengamankan pelaku.

Baca juga:
Pemuda di Bojonegoro Nekat Curi Speaker Masjid usai Tahajud

"Yang bersangkutan ini beraksi seorang diri. Katanya (mencuri susu) buat anaknya. Namun dugaan kami dia sudah spesialis. Sudah berulangkali mencuri. Tapi saat ini masih kami dalami lagi, termasuk mencari kemungkinan TKP lainnya" tandas Alumni Akpol 2009 itu.