jatimnow.com

Irjen Pol Machfud Arifin di Mata Kapolri

Reporter : Erwin Yohanes
Kapolda Jatim (dua dari kiri) saat meninjau Tol Ngawi. 🔍
Kapolda Jatim (dua dari kiri) saat meninjau Tol Ngawi.

jatimnow.com - Irjen Pol Machfud Arifin telah mengabdi sebagai Kapolda Jawa Timur sejak Januari 2017. Beragam perubahan dilakukan Machfud saat memimpin Polda Jatim.

Bahkan, arek Suroboyo ini mendapatkan apresiasi dari kapolri karena merubah 'wajah' polda, dengan mendirikan masjid yang boleh dinilai sebagai salah satu masjid termegah di Polda se Indonesia.

"Masjid ini saya lihat dari luar, ini salah satu masjid yang terbaik yang dimiliki oleh Polri. Ya saingan dikit dengan yang masjid di Polda Metro Jaya," kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian ketika meresmikan Masjid Arif Nurul Huda pada 13 Februari 2018 lalu.

Loading...

Dari dokumen video yang diunggah Citaentertainment, Kapolri memberikan sambutan bahwa, Polda Jawa Timur adalah polda yang terbesar di seluruh Indonesia.

"Kehadiran masjid ini, memang betul pak kapolda, memang betul Pakde Karwo, melihat masjid yang lama, saya juga melihat masjid lama, memang memprihatinkan. Poldanya terbesar, masjidnya kelas polres," katanya.

"Nah sekarang poldanya nomor satu terbesar se Indonesia, masjidnya juga insyaallah nomor satu di Indonesia," ujarnya..

Ia menceritakan, dirinya bersama Pakde Karwo (panggilan akrab Gubernur Jatim Soekarwo) mengikuti acara peletakan batu pertama. Saat itu, kapolri sempat pesimis pembangunan masjid ini membutuhkan waktu lama.

"Kita pikir ini jadi atau nggak. Karena pak kapolda ini begitu masuk langsung nge-gas. Nge-gas pertama rumah dinas (kapolda) diperbaiki. Setelah itu kantor juga direnovasi, dan kemudian nge-gas juga untuk membuat masjid. Saya cuman mikir, jadi nggak ini," terangnya.

"Jangan-jangan nanti kayak saya waktu di Polda Metro. Zaman tahun 2004 saya menjadi Kadensus Antiteror yang pertama kali di Polda Metro. Dibangunlah gedung Densus Polda Metro. Baru diresmikan kemarin, bulan lalu (Januari 2018). Jadi 14 tahun untuk menyelesaikan gedung Polda Metro yang 23 lantai. Tapi ini pak kapolda, ternyata semua ini dilakukan dalam waktu nggak sampai satu tahun," tuturnya.

"Jadi ini kalau nggak betul-betul ketemu sosok yang eager dan mau, itu mungkin yang bisa diambil pelajaran apa yang dilakukan pak kapolda. Kalau bukan sosok yang eager dan mau, nggak akan selesai nih barang (membangun masjid). Jadi beliau yang memulai beliau yang mengakhiri," katanya.

Kepemimpinan Irjen Pol Machfud Arifin ini ternyata sudah dipantau pimpinan Polri. Ketika mendapatkan amanah memiliki kewenangan (sebagai kapolda), selalu memanfaatkan hal-hal yang positif.

"Beliau ini memang setahu saya, dimana dinas kalau ada punya kewenangan dimanfaatkan untuk hal yang positif. Artinya, dimana bertugas saya dengar di Kalimantan Selatan juga membangun masjid," terangnya.

Kapolda juga dinilai berhasil mendatangkan dua tokoh penting dari organisasi masyarakat (ormas) Islam besar di Indonesia yakni, KH Said Aqil Siradj, tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Din Syamsuddin, tokoh dari Muhammadiyah.

"Mempertemukan Pak Din dengan Prof Said Aqil Siradj dalam satu meja itu nggak gampang. Makanya saya bilang ke pak kapolda. Pak kapolda, hebat juga bisa ngajak Pak Said dan Pak Din kesini. Ini prestasi tersendiri pak kapolda di mata saya," terangnya.

"Apalagi mengundang para habib, para pimpinan pondok pesantren se Jawa Timur untuk hadir di tempat ini, dan mudah-mudahan Allah memberikan barokah pada kita semua," harapnya.

Pembangunan Masjid Arif Nurul Huda ini berdiri di atas lahan seluas 1.600 meter persegi. Peletakkan batu pertama dimulai Februari 2017. Kapolda Jatim menargetkan 9-10 bulan sudah selesai.

Penyelesaian pembangunan masjid yang megah dan nampak luar bergaya ala Timur tengah tersebut sesuai rencana. Namun, peresmiannya oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian tepat setahun dibangun.

Pembangunan masjid itu dilakukan, karena ketika pertama kali salat Jumat saat dirinya menjabat sebagai Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin merasa sedikit tersentak melihat orang salat sebagian di luar, di jalan aspal. Rasanya tidak pas melihat orang salat Jumat di aspal beralaskan terpal.

Kemudian mencari lahan di area Mapolda Jatim, yang akhirnya ditemukan lahan kosong di belakang gedung SPKT (sentra pelayanan kepolisian terpadu) untuk dibangun masjid, yang sekarang ini sudah beridiri dan terlihat megah.

Setelah mengabdi menjadi Kapolda Jatim selama sekitar 1 tahun 8 bulan, Irjen Pol Machfud Arifin akhirnya dimutasi ke Mabes Polri sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam.

Pada September 2018 nanti, Machfud akan memasuki purna tugas atau pensiun dari korps Bhayangkara.

Reporter: Jajeli Rois
Editor: Erwin Yohanes