Pixel Code jatimnow.com

Anies Baswedan Akhiri Tirakat Ramadan di Ponorogo

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Ahmad Fauzani
Anies Baswedan saat di Desa Tegalsari Ponorogo. (Foto: Endro for jatimnow.com)
Anies Baswedan saat di Desa Tegalsari Ponorogo. (Foto: Endro for jatimnow.com)

jatimnow.com - Anies Baswedan melakukan kunjungan ke Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.

Mantan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta ini melakukan tirakat Ramadan di 25 kabupaten/kota di Indonesia. Dia mengakhiri tirakat Ramadan di Bumi Reog, Kamis (13/4/2023) malam hingga Jumat (14/4/2023).

"Saya menjalankan tirakat Ramadan sejak awal Ramadan hingga memasuki akhir bulan penuh berkah ini. Sekarang (tirakat Ramadan) berujung di Tegalsari,” ujarnya, Kamis malam.

Di sini yang dimaksud tirakat adalah mendengar, meresapi dan berinteraksi dengan masyarakat. Dirinya praktis hanya mendengar dan menyerap, apa yang diobrolkan oleh lawan bicara yang ditemuinya.

Anies sudah menjalani tirakat di 25 kabupaten/kota. Di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rencananya, hasil dari tirakatan yang dilakukan selama bulan Ramadan ini, nanti akan ia ceritakan waktu dirinya pulang ke Yogjakarta.

Baca juga:
Momen Muhaimin Ngacir Tinggalkan Anies Baswedan, Keburu Kemana?

"Besok kalau sudah sampai di Yogja, akan saya ceritakan hasil dari tirakatan yang saya lakukan selama bulan Ramadan ini," katanya.

Menurut informasi yang dihimpun, kedatangan Anies Baswedan untuk melakukan syukuran dengan warga Tegalsari, terkait dengan selesainya renovasi rumah yang ia lakukan.

Baca juga:
Aktivitas Trading Aset Kripto Meningkat di Momen Ramadan 2024

Rumah yang direnovasi oleh Anies Baswedan itu, merupakan rumah yang kaya akan nilai sejarah. Rumah yang dulunya milik keturunan atau guru-guru yang ada di Pesantren Tegalsari.

 

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen
Ekonomi

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen

"Peti kemas internasional tumbuh sekitar 5,76 persen jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 dan peti kemas domestik tumbuh sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” jelas Widyaswendra.