Pixel Code jatimnow.com

Mas Dhito Surati Dirjen Migas, Pastikan Tidak Terjadi Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Yanuar Dedy
Rapat koordinasi di Pemkab Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Rapat koordinasi di Pemkab Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan tidak ada kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di wilayahnya. Pihaknya berniat menyurati Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Migas).

Mas Dhito, sapaan akrabnya, menjelaskan pihaknya telah mencermati dan melihat kondisi di lapangan. Menurutnya, kelangkaan elpiji tabung melon itu tidak terjadi di Kabupaten Kediri. Hal ini karena banyaknya permintaan masyarakat dalam menggunakan elpiji 3 kilogram.

Menanggapi fenomena tersebut, Mas Dhito berencana mengirim surat pada Dirjen Migas untuk penambahan kuota elpiji bersubsidi tersebut.

“Maka langkah stategis yang dilakukan, maka kita akan bersurat kepada dirjen terkait,” jelas Mas Dhito, Sabtu (24/6/2023).

Dari laporan yang diterimanya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Mas Dhito menegaskan bahwa kuota yang diberikan oleh Pertamina tidak mengalami pengurangan.

Baca juga:
Mas Dhito Beri Pesan Penting Atlet Kick Boxing Piala Bupati Kediri 2024

“Suplai (elpiji 3 Kg) dari pertamina tetap sesuai kuota yang ada,kelangkaan atau berkurangnya elpiji di Kabupaten Kediri itu tidak terjadi, ” tegasnya.

Lebih lanjut, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Kediri, Santoso menjelaskan banyaknya permintaan elpiji ini salah satunya disebabkan karena penggunaan elpiji pada bidang pertanian.

Menurutnya, banyak petani di Kabupaten Kediri yang membutuhkan elpiji untuk alat pertaniannya. Sehingga permintaan mengalami peningkatan.

Baca juga:
Mas Dhito Sebut Dholo KOM 2024 Beri Impak Ekonomi Luar Biasa

Dari data tersebut, lanjutnya, akan diakumulasi dengan data-data pengguna elpiji yang didapat dari OPD lain. Dengan data-data tersebut dapat diketahui seberapa besar kuota tambahan yang akan dimintakan kepada Dirjen Migas.

“Kita akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, terkait pendataan petani sasaran (pengguna elpiji 3 kg),” ungkapnya.