Pixel Code jatimnow.com

Pemkab Lamongan Maksimalkan Potensi Hasil Laut, Resmikan Pabrik Pengolah Rajungan

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat meresmikan pabrik pengolah rajungan. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat meresmikan pabrik pengolah rajungan. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen maksimalkan pengelolaan potensi lautnya. Salah satunya dengan meresmikan PT Sumber Kemenangan Sejahtera Abadi (SKSA), Rabu (2/8/2028) di PT SKSA Desa Glugu Kecamatan Mantup.

PT SKSA merupakan industri pangan berfokus mengelola rajungan yang akan bersinergi dengan Kabupaten Lamongan, terutama dalam hal mengelola potensi.

"Bersama PT SKSA, Lamongan akan mengelola dan mengangkat potensi rajungan," tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meresmikan PT SKSA.

Selanjutnya orang nomor 1 di Lamongan itu menegaskan bahwa pelayanan publik di Lamongan terutama dalam hal perizinan investasi sangat mudah dan berkualitas.
Menurut Pak Yes kemudahan tersebut akan mendukung sinergi Pemkab bersama industri dalam menguatkan potensi serta membantu masyarakat dalam memperoleh lapangan kerja.

Baca juga:
Persela Lamongan Buka Seleksi Pemain Muda Lokal

"Dengan memudahkan dalam perizinan maka akan memperkuat Pemkab dan industri dalam berprospek," tegas Pak Yes.

Diterangkan perwakilan PT SKSA Chrestiaan, PT SKSA akan segera beroperasi dalam waktu dekat. Sedangkan untuk rekrutmen karyawan sudah selesai dilaksanakan.

Baca juga:
Penemu Mayat Ibu dan Anak di Lamongan Mengaku Pacar Korban

"Setelah diresmikan, kami akan segera beroperasi karena sudah menyelesaikan proses rekrutmen," terangnya.

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen
Ekonomi

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen

"Peti kemas internasional tumbuh sekitar 5,76 persen jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 dan peti kemas domestik tumbuh sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” jelas Widyaswendra.