Pixel Code jatimnow.com

Diduga Dibuang Usai Dilahirkan, Mayat Bayi Ditemukan di Tepi Pantai Pamekasan

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Fathor Rahman
Lokasi penemuan mayat bayi di Pamekasan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Lokasi penemuan mayat bayi di Pamekasan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di tepi pantai Desa Lesong Daya Kecamatan Batu Marmar Pamekasan. Diduga, bayi malang tersebut dibuang usai dilahirkan.

Kepala Desa setempat, Arief Budiatno membenarkan penemuan tersebut. Mayat bayi pertama kali ditemukan oleh warga yang mencari pasir di sekitar pantai.

"Ditemukan sekitar pukul 05.00 pagi. Diduga dibuang beberapa jam sebelum ditemukan saat masih gelap," ujarnya, Minggu (19/11).

Ia juga mengatakan, saat ditemukan bayi tersebut sudah dalam kondisi tak bernyawa. Bayi terbungkus sarung itu berlumuran darah dan masih lengkap dengan ari-arinya.

"Diperkirakan baru lahir karena saat ditemukan banyak darah dan juga ari-arinya masih belum putus," imbuhnya.

Setelah mendapatkan laporan penemuan mayat bayi itu, pihaknya menghubungi pihak kepolisian dan mayat bayi itu dievakuasi dan dibersihkan.

Baca juga:
Misteri Mayat Penuh Luka di Gurah Kediri, Diduga Korban Kecelakaan

Ia juga menyebutkan, warganya tidak ada yang sedang hamil di luar nikah. Sehingga, dugaan sementara mayat bayi itu bukanlah milik warga setempat.

Sementara itu, Kapolsek Tamberu, Iptu Moh Syaiful Bahri mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan tersebut. Kini, polisi menyelidiki kasus itu dan mencari CCTV yang mengarah pada TKP.

"Kami masih dalami dan masih mengecek mungkin ada CCTV yang berada di sekitar TKP yang bisa membantu pengungkapan kasus," imbuhnya.

Baca juga:
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Sungai Irigasi Persawahan Kediri

Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti sarung yang digunakan pelaku untuk membungkus tubuh bayi malang tersebut.

"Sarungnya berlumuran darah hingga warna dasar sarung tak diketahui," pungkasnya.

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.