Pixel Codejatimnow.com

Pemuda Hebat Ponorogo Dibekali Keterampilan, Kang Giri Dorong Munculnya Kreator Desa

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Ahmad Fauzani
Kegiatan Pemuda Hebat di Peonorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kegiatan Pemuda Hebat di Peonorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - 281 Pemuda Hebat di Ponorogo mendapatkan pembekalan selama dua hari di wisata Telaga Ngebel, Sabtu-Minggu (25-26/11/2023). Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk meningkatkan potensi desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dia menyampaikan bahwa pembekalan melibatkan berbagai aspek, termasuk pembekalan sosial media. Dia berharap agar pemuda yang mendapatkan pembekalan ini dapat menjadi pelopor dan penggerak desa melalui promosi wisata dan UMKM.

"Pemuda Hebat akan menjadi embrio kreator yang luar biasa di Ponorogo. Saya harap mereka dapat mempromosikan keunikan desa masing-masing," ujar Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko,

Menurutnya, gerakan Pemuda Hebat ini telah berjalan selama dua tahun, dengan pendampingan terus-menerus dari pihak pemerintah. Pembekalan tahun ini difokuskan pada seni dan budaya, dengan pemuda dibekali keterampilan pembuatan video.

Baca juga:
Harga Beras Medium di Ponorogo Bertahan Rp 14.000 selama 2 Pekan Terakhir

Kabid Pemuda Olahraga dari Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disbudparpora), Wakhid Purwanto, menjelaskan bahwa program ini dimulai sejak 2022 dan akan berlanjut ke tahun-tahun berikutnya.

Pada tahun 2023, pembekalan fokus pada seni dan budaya dengan pembuatan video sebagai salah satu keterampilan utama.

Baca juga:
Baru 1,44 Persen Warga di Ponorogo Lakukan Aktivasi IKD

"Pelatihan teori telah dilakukan sebelumnya, dan pada akhir pekan, pemuda melibatkan diri dalam praktik pembuatan video dengan fokus pada potensi Telaga Ngebel," kata Wakhid.

Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah meningkatkan publikasi, terutama untuk mengenalkan potensi dan daya tarik Telaga Ngebel. Pemuda diharapkan dapat kembali ke desa masing-masing untuk mempromosikan wisata, UMKM, dan berbagai potensi desa lainnya.