Pixel Code jatimnow.com

Sempat Kabur Saat Hendak Gondol TV Pemilik Warkop, Maling di Bangkalan Ditangkap Polisi

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Fathor Rahman
Pelaku pencurian yang beraksi di sebuah warung kopi yang berada di Jalan Ki Lemah Duwur Bangkalan, berhasil diringkus. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pelaku pencurian yang beraksi di sebuah warung kopi yang berada di Jalan Ki Lemah Duwur Bangkalan, berhasil diringkus. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Bangkalan berhasil meringkus pelaku pencurian yang beraksi di sebuah warung kopi yang berada di Jalan Ki Lemah Duwur Bangkalan, beberapa waktu lalu.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, pelaku, yakni S (43) warga Kecamatan Burneh beraksi bersama temannya, yakni N yang saat ini masih DPO.

"Jadi pelaku ini beraksi saat subuh dan menyasar warung kopi yang buka 24 jam," ujarnya, Kamis (14/12).

Ia mengatakan, aksi pencurian bermula saat S bersama N berboncengan melewati warung korban. Melihat kondisi sepi dan penjaga warkop tidur, S turun dari motor dan mengambil ponsel penjaga warung.

"Pelaku S berhasil membawa ponsel penjaga warung dan N ini hendak berusaha menggondol televisi yang ada disitu," tambahnya.

Baca juga:
Pencurian Baut Jalur Rel Kereta Api di Blitar Digagalkan Warga

Saat televisi hendak dibawa, penjaga warung terbangun hingga keduanya kabur dan berhasil membawa ponsel korban.

"Dari situ, korban melaporkan kejadian itu ke kami dan petugas berhasil menelusuri keberadaan pelaku," jelasnya.

Saat dalam proses penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan pada polisi dengan mengeluarkan senjata tajam.

Baca juga:
Terpergok Kamera CCTV, Pelaku Pencuri Kotak Amal di Tulungagung Ditangkap

"Iya sempat melakukan perlawanan namun berhasil kami ringkus dan amankan," pungkasnya.

 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam