Pixel Code jatimnow.com

Warga Kota Probolinggo Serbu Sembako Murah Jelang Ramadan

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Mahfud Hidayatullah
Kegiatan pasar murah Probolinggo, (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Kegiatan pasar murah Probolinggo, (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dengan naiknya harga sembako di pasaran membuat warga Probolinggo menyerbu pasar murah.

Kegiatan pasar murah tersebut digelar oleh Pemkot Probolinggo, di depan Kantor Walikota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman, Rabu (6/3/2024).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Probolinggo Wawan Soegyantono, mengatakan, kegiatan pasar murah ini tujuannya menstabilkan harga sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan, khususnya jelang Ramadan 1445 H.

Pemkot menggandeng beberapa pihak, di antaranya Badan Ketahanan Pangan, Bulog dan beberapa pelaku usaha untuk turut hadir di pasar murah bersama masyarakat.

“Kita memberikan perhatian kepada masyarakat untuk keterjangkauan harga dalam membeli kebutuhan pokok,” katanya.

Baca juga:
Pertamina Guyur 211 Ribu Paket Sembako di Jember, Cukup Tebus Rp30 Ribu

Wawan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panic buying dalam menyikapi kenaikan harga yang ada.

"Pemerintah akan tetap memastikan ketersediaan bahan pokok yang murah dan terjangkau seluruh masyarakat," jelasnya.

Baca juga:
Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Di pasar murah, masyarakat hanya dibatasi dalam pembelian beras. Untuk harga 1 sak beras dengan kemasan 5 kg dibanderol Rp51 ribu, telur 1kg Rp29 ribu, minyak Rp14 ribu, gula Rp16 ribu. Setiap masyarakat yang membeli diberikan nomor antrean.

"Alhamdulillah ada pasar murah bisa belanja kebutuhan pokok dengan harga murah jauh harganya dengan di pasaran. Jadi kami menyempatkan diri untuk datang," kata salah satu warga, Khusnul. 

Tampil Solid, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat
Olah Raga

Tampil Solid, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat

Kemenangan di Stadion JSG ini tidak hanya memperpanjang napas Persid Jember di kompetisi kasta keempat sepak bola Indonesia, tetapi juga menjadi modal motivasi berharga bagi seluruh tim untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya.