Pixel Codejatimnow.com

Terduga Pencuri Gabah di Jember Dirujuk ke Rumah Sakit, Alami Luka Serius

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Sugianto
Polisi mengevakuasi terduga pencuri gabah. (Foto: tangkapan layar video for jatimnow.com))
Polisi mengevakuasi terduga pencuri gabah. (Foto: tangkapan layar video for jatimnow.com))

jatimnow.com - Mengalami luka serius, Abdur Rohman (30), terduga pelaku pencurian gabah di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, dirujuk ke Rumah Sakit dr. Soebandi.

"Dirujuk ke (Rumah Sakit) dr. Soebandi tadi malam. Sudah masuk kamar," kata Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aipda Andrianto Widodo, Minggu (9/6/2024).

Menurutnya, terduga pelaku mengalami luka serius di bagian kepala belakang akibat terjatuh dari sepeda motor.

"Dugaan sementara, karena pelaku diteriaki maling dan naik sepeda motor kebetulan kencang. Dari arah depan dihadang warga, sehingga sepeda motor oleng dan terjatuh," terang Andri.

Jadi memang saat itu banyak warga yang mendapat informasi adanya pencurian gabah yang dilakukan oleh terduga pelaku asal Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.

"Pelaku jatuh, kayaknya mengalami gegar otak ringan. Jadi akibat benturan saat terjatuh," sambungnya.

Baca juga:
Pria di Jember Babak Belur Dihajar Massa Gegara Diduga Curi Gabah 2 Karung

Dari informasi sebelumnya, terduga pelaku pencurian gabah, Abdur Rohman (30) sempat tertangkap kamera CCTV, menaikkan gabah 2 karung dari gudang padi milik Rohmad Zamjuri, beberapa hari sebelumnya.

Namun pada Jumat (7/6/2024), pelaku sedang tidak membawa gabah, bertemu warga yang telah mengetahui sebelumnya, dari kamera CCTV, bahwa Abdur Rohman adalah pelaku pencurian gabah.

"Namun saat terduga pelaku jatuh, sedang tidak bawa gabah, sementara tidak ada," ujarnya.

Baca juga:
Residivis Pembobol Gudang Beras di Jember Ditangkap Polisi, Beraksi Pakai Pikap

Hingga saat ini, terduga pelaku masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan kondisinya sudah mulai membaik.

"Saat ini belum bisa diperiksa," tutur Kasat Reskrim.