Pixel Codejatimnow.com

Kabar Duka, Jamaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia di Makkah

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Ahmad Fauzani
Sahri bin Muhammad Nur (78), warga Dukuh Kidul Kali, Desa Lengkong, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Sahri bin Muhammad Nur (78), warga Dukuh Kidul Kali, Desa Lengkong, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satu jamaah haji dari Ponorogo meninggal dunia di Makkah, menurut laporan resmi yang diterima Kemenag Ponorogo.

Jamaah haji yang telah meninggal adalah Sahri bin Muhammad Nur (78), warga Dukuh Kidul Kali, Desa Lengkong, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.

Almarhum berada dalam kloter 19 embarkasi Juanda.

"Kami melaporkan bahwa salah satu jamaah haji dari Ponorogo, kloter 19, bernama Sahri Bin Muhammad Nur," ungkap Kasie Haji Kementerian Agama (Kemenag) Agama, Marjuni, pada Senin (10/6/2024).

Marjuni menjelaskan bahwa almarhum meninggal dunia pada pukul 15.00 Waktu Arab Saudi di Rumah Sakit An-Nur Makkah, Minggu (9/6/2024).

"Awalnya, almarhum mengalami bengkak pada kaki. Kemudian, ia melakukan umrah wajib dengan bantuan kursi roda. Namun, setelah itu, kesehatannya menurun," kata Marjuni.

Baca juga:
29 ASN Pemkab Sampang Cuti 2 Bulan, Tunaikan Ibadah Haji

Setelah kesehatannya menurun, almarhum dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Namun, karena kondisinya terus memburuk, almarhum akhirnya dirujuk ke RS An-Nur.


"Terjadi sumbatan pembuluh darah pada kaki yang menjalar ke paru-paru dan menyebabkan sesak napas," terang Marjuni.

Marjuni menjelaskan bahwa almarhum masuk ke ICCU RS An-Nur pada Jumat (7/6/2024) dan meninggal dunia pada Minggu (9/6/2024) pukul 15.00 Waktu Arab Saudi.

Baca juga:
334 CJH Sampang Berangkat Esok, Kemenag Ingatkan Barang yang Tak Boleh Dibawa

"Kami dan seluruh jamaah haji kloter 19 telah melaksanakan sholat jenazah pada subuh tadi, dan almarhum disholatkan di Masjidil Haram, setelah Salat Subuh. Pukul 8 Waktu Arab Saudi, jamaah haji kloter 19 juga melaksanakan salat gaib, dilanjutkan dengan tahlil dan doa," tambahnya.