Pixel Code jatimnow.com

Forum Cinta Damai Kediri Serukan Persatuan dan Doa untuk Almarhum Affan

Editor : Bramanta   Reporter : Yanuar Dedy
Foto: Deklarasi cinta damai di Kota Kediri (Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Foto: Deklarasi cinta damai di Kota Kediri (Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com-Forum Cinta Damai Kota Kediri menyampaikan sikap bersama dalam suasana duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, driver ojek online saat demonstrasi di Jakarta. Pernyataan sikap ini disampaikan di kawasan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Mereka menyerukan persatuan dan doa untuk almarhum.

Ketua Forum Cinta Damai Kota Kediri M. Akson Nur Huda mengatakan pihaknya turut berduka atas peristiwa yang menyebabkan meninggalnya driver ojek online di Jakarta. Mereka mengajak semua warga kota kediri untuk ikut mendoakan almarhum.

"Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, saudara kami driver ojek online di Jakarta. Teriring doa kami sebagai warga Kota Kediri, semoga arwah almarhum husnul khotimah, diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Mereka juga menyampaikan sejumlah pernyataan sikap. Terdapat 4 poin pernyataan sikap tersebut. Yakni menyampaikan doa dan duka kepada almarhum Affan Kurniawan serta keluarga besar driver ojek online. Kemudian Mendorong penegakan hukum yang adil, tegas, dan transparan atas tragedi tersebut. Forum juga mengajak seluruh masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah Kota Kediri menjaga ketertiban dan keamanan.

Baca juga:
Pemkab Kediri Tergetkan Peningkatan Kemantapan Jalan Hingga 89 Persen

"Yang terakhir menegaskan pentingnya semangat persaudaraan, solidaritas, dan perdamaian," imbuhnya.

Deklarasi ditutup dengan pekikan bersama, "Kota Kediri Cinta Damai, Kota Kediri Cinta Damai, Kota Kediri Cinta Damai." Pernyataan sikap ini lahir setelah memanasnya demonstrasi nasional usai tragedi meninggalnya Affan Kurniawan. Forum Masyarakat Cinta Damai Kota Kediri yang terdiri dari, Pemuda Pancasila (PP), Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa, PSHT, Gerakan Aksi Silat Muslim Indonesia (GASMI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Ikatan Pemuda Kediri (IPK), Sri Aji Joyoboyo dan elemen organisasi kemasyarakatan lainnya menegaskan komitmennya menjaga kondusifitas dan mengedepankan semangat perdamaian

Baca juga:
Video Genteng Rumah Rontok Saat Karnaval Sound System di Kediri Viral di Medsos

Sementara itu Ketua Umum GASMI Pusat Lirboyo Kediri, KH. Badrul Zainal Abidin atau Gus Bidin, turut menyampaikan duka cita. Keponakan dari Gus Maksum Jauhari, ulama kharismatik dari Pesantren Lirboyo ini mengajak semuanya untuk menjaga kondusifitas keamanan.

"Menjaga persatuan kesatuan secara umum, secara nasional NKRI. Khususnya kota dan kabupaten Kediri aman, kondusif, terlepas dari musibah dan tragedi, kami ikut berbela sungkawa, semoga amal ibadah diterima, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Kami bersama rekan-rekan aliansi sangat mendukung untuk terciptakan kekondusifan, kenyamanan dan keamanan," pungkasnya.

Surabaya Mencekam, Polisi dan TNI Turun Tangan
Peristiwa

Surabaya Mencekam, Polisi dan TNI Turun Tangan

Pantauan reporter Jatimnow.com di lokasi, petugas kepolisian yang mengenakan atribut lengkap seperti helm, pentungan, dan tameng, terlihat dibantu oleh jajaran TNI