Pixel Code jatimnow.com

Penerbangan Bandara Notohadinegoro Jember juga Diminati Penumpang Luar Daerah

Editor : Yanuar D   Reporter : Sugianto
Pesawat Fly Jaya di Bandara Notohadinegoro Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Pesawat Fly Jaya di Bandara Notohadinegoro Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Penerbangan rute Bandara Notohadinegoro Jember–Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dengan maskapai Fly Jaya tidak hanya diminati warga Jember, tetapi juga penumpang dari sejumlah daerah sekitar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, saat penerbangan perdana tahun 2026 di Bandara Notohadinegoro, Selasa (13/1/2026).

“Berdasarkan data kami, penumpang penerbangan Jember–Jakarta tidak hanya berasal dari Jember, tetapi juga dari Bondowoso dan Situbondo,” ujar Gatot.

Menurutnya, minat penumpang luar daerah tidak hanya terlihat pada rute Jember–Jakarta. Penerbangan rute Jember–Bali yang dilayani maskapai Wings Air juga menunjukkan tren serupa.

Bahkan, selama masa libur Natal dan Tahun Baru, jumlah penumpang rute Jember–Bali tercatat cukup tinggi. “Penumpang dari Bali yang terbang ke Jember juga banyak yang berasal dari Bondowoso dan Situbondo,” ungkapnya.

Gatot menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Komisi VI Daerah Pemilihan Jember–Lumajang, Kawendra Lukistian, atas dukungan yang diberikan hingga Pertamina Patra Niaga dapat merealisasikan layanan pengisian avtur (refueling) di Bandara Notohadinegoro.

Dengan tersedianya layanan tersebut, pesawat Fly Jaya kini mampu mengangkut hingga 70 penumpang per penerbangan, sehingga kapasitas angkut penumpang dapat meningkat.

Baca juga:
Tren Positif Penerbangan Jember - Jakarta, Pemkab Jember Perpanjang Kontrak Fly Jaya

“Selama ini, dari Jember bisa terisi hingga 70 penumpang, sementara dari Jakarta sekitar 18 penumpang. Ke depan, dengan tarif yang kompetitif di kisaran Rp1,5 juta, kami optimistis jumlah penumpang akan terus bertambah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, mengatakan bahwa Bandara Notohadinegoro saat ini telah melayani penerbangan setiap hari, yakni rute Jember–Jakarta dan Jember–Bali.

Ia mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat Jember, untuk optimistis terhadap keberlanjutan operasional penerbangan di bandara tersebut.

Baca juga:
Wings Air Terbang Perdana Jember-Bali: Harapan Baru untuk Pariwisata dan Ekonomi

“Komisi C DPRD Jember akan terus mendorong pengembangan Bandara Notohadinegoro, termasuk rencana perpanjangan runway,” kata Ardi.

Menurutnya, pihak DPRD telah menjalin komunikasi dengan anggota DPR RI untuk mendukung proses pengembangan bandara. “Kami sudah berdiskusi dengan senior kami di DPR RI. Prosesnya sudah berjalan dan biar waktu yang membuktikan,” ujarnya.

Ardi menambahkan, berbagai persoalan, termasuk status lahan, terus diupayakan penyelesaiannya. “Seperti yang sudah terlihat saat ini, pengisian BBM pesawat sudah bisa terealisasi. Ini menjadi bukti kepada masyarakat, termasuk rencana perpanjangan runway ke depan,” pungkasnya.