Pixel Code jatimnow.com

Pemkot Kediri Hadirkan Program Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan

Editor : Yanuar D  
Mbak Vinanda saat melihat pelayanan kesehatan di Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com
Mbak Vinanda saat melihat pelayanan kesehatan di Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin melaunching Program Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan yang dapat diklaim melalui pembiayaan Pemkot Kediri. Melalui program ini Pemkot Kediri memberikan kepastian pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Khususnya bagi masyarakat yang memenuhi kriteria desil 1-5 DTSEN.

Dalam launching ini dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Dinas Kesehatan bersama RSUD Gambiran dan RSUD Kilisuci. Lalu penandatanganan komitmen dan perjanjian kerjasama antara Dinas Kesehatan dan 10 rumah sakit. Yakni, RS Bhayangkara Kediri, RS TK. IV 05.07.02 Kediri, RS Baptis, RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan, RSU Lirboyo, RSU Ratih, RSIA Nirmala, RSIA Citra Keluarga, RSIA Melinda, dan RSGM IIK Bhakti Wiyata.

"Kesehatan adalah fondasi dasar untuk mewujudlan masyarakat yang sejahtera, produktif dan berdaya saing. Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memastikan masyarakat Kota Kediri bisa mendapat layanan kesehatan yang berkualitas, layak dan terjangkau. Maka hari ini kita melaunching program ini," ujar Mbak Vinanda saat peresmian di RSUD Kilisuci, Rabu (18/2/2026).

Mbak Vinanda menegaskan program ini adalah salah satu upaya pemerintah agar masyarakat mendapat akses fasilitas kesehatan yang mudah dan merata. Khususnya bagi warga tidak mampu. Sehingga pemerintah akan memberikan pembiayaan khususnya pada warga tidak mampu ketika ingin mendapatkan layanan kesehatan. Masih ada pelayanan kesehatan di IGD yang tidak dijamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional maupun asuransi lainnya.

"Seperti kita tahu ada beberapa diagnosa yang dibatasi dan harus dilayani di faskes tingkat satu. Tidak menutup kemungkinan masyarakat ini membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit. Sehingga yang urgent bisa segera mendapat pelayanan," tegasnya.

Baca juga:
Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murni di 13 Titik Selama Ramadan, Harga Lebih Murah

Melalui program ini, pemerintah daerah ingin memperkuat sinergi dengan fasilitas kesehatan di Kota Kediri. Nanti melalui Sistem Elektronik Jaminan Kesehatan Kota Kediri (SEHATI), rumah sakit yang sudah berkolaborasi akan paham mekanisme pembiayaannya. Sistem ini berfungsi sebagai pendukung administrasi bagi rumah sakit mitra. Dengan pembiayaan dari pemerintah daerah dan sistem yang akuntabel, Pemkot Kediri menghadirkan layanan kesehatan yang transparan dan berkeadilan.

“Nanti kita akan tahu data layanan kesehatan yang diberikan dan masyarakat ini ada di desil berapa bisa dilihat rumah sakit. Kita utamakan bagi masyarakat yang kurang mampu. Data-data ini akan mempermudah pemerintah dan rumah sakit tentang mekanisme pembiayaannya," ungkapnya.

Baca juga:
PKH Plus Tahap 1 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Dalam kesempatan ini, Mbak Vinanda berpesan kepada Dinas Kesehatan dan rumah sakit yang bekerjasama untuk melaksanakan program ini dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Sebab masyarakat ini butuh pelayanan kesehatan yang berkualitas. Harapannya program ini tepat sasaran dan dijalankan sesuau dengan peraturan perundang-undangan.

“Semoga program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga terwujud Kota Kediri yang sehat serta masyarakat yang produktif dan sejahtera," pungkasnya.