Pixel Code jatimnow.com

Lagi, KPK Geledah Kantor Pemkab Tulungagung

Editor : Yanuar D   Reporter : Bramanta Pamungkas
Polisi lakukan penjagaan ketat di Kantor Pemkab Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Polisi lakukan penjagaan ketat di Kantor Pemkab Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan sejumlah ruang di Kantor Pemkab Tulungagung. Total ada tujuh ruang yang digeledah KPK.

Sekitar pukul 09.00 WIB terlihat enam mobil warna hitam masuk ke kawasan Pemkab Tulungagung. Terdapat aparat kepolisian yang melakukan penjagaan ketat di tiga kantor Pemkab Tulungagung.

Penggeledahan di lakukan di Kantor Dinas PUPR Tulungagung, Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) dan Bidang Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

Di kantor Dinas PUPR Tulungagung terdapat empat ruang yang disegel yakni ruang Kepala Dinas PUPR, Bidang Bina Marga, Staf Bidang Bina Marga dan Bidang Sumber Daya Air.

Di Kantor Pemkab Tulungagung, terdapat dua ruang yang disegel, yakni ruang Bidang PJB dan ruang rapat PJB. Sedangkan di Kantor BPKAD Tulungagung hanya ada satu ruang yang disegel yakni ruang Kepala BPKAD Tulungagung.

Baca juga:
Tak Berizin, Empat Tiang Kabel Fiber Optik di Tulungagung Dirobohkan Petugas

Hingga berita ditayangkan, proses penggeledahan penyidik KPK masih berlangsung. ASN yang bekerja di Pemkab Tulungagung tetap bekerja seperti biasa.

Sebelumnya kemarin penyidik KPK menggeledah tiga tempat buntut kasus korupsi pemerasan Bupati Tulungagung non aktif, Gatut Sunu Wibowo.

Baca juga:
Dinas Kesehatan Tulungagung Kejar Target Capaian Program Cek Kesehatan Gratis

Ada tiga tempat yang digeledah KPK, yakni Pendapa Tulungagung, rumah pribadi Gatut Sunu di Desa Gandong dan rumah ajudan Dwi Yoga Ambal di Desa Kesambi, Kecamatan Bandung, Tulungagung.

Dari hasil penggeledahan, penyidik berhasil mengamankan barang bukti berupa dokumen surat pernyataan pengunduruan diri kepala OPD tanpa tanggal sebagai alat pemaksaan Gatut Sunu.

PNKT sebagai Dirigen Nasional Warga Karang Taruna se-Indonesia
Refleksi 66 Tahun Karang Taruna

PNKT sebagai Dirigen Nasional Warga Karang Taruna se-Indonesia

Bukan lagi sekadar mempertahankan eksistensi, tetapi bagaimana memastikan organisasi ini tetap relevan, adaptif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.