jatimnow.com - Pencarian sisa korban Kapal Cahaya Bahari Jaya asal Mayangan, Kota Probolinggo, oleh tim Basarnas akhirnya distop alias dihentikan.
Penghentian pencarian oleh Tim Basarnas ini sesuai dengan aturan standard operating procedure (SOP) yang berlaku, yakni 7 hari.
"Informasi yang saya terima yakni sejak kemarin Senin (29/10/2018)," kata Kasatpolair Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno, Selasa (30/10/2018).
Namun, kata Slamet, meski tim Basarnas sudah tidak melanjutkan pencarian, pihak Sat Polair tetap akan melakukan pemantauan dengan melakukan giat operasi di laut.
"Kami tetap akan pantau terus perkembangan atas hilangnya kapal Cahaya Bahari Jaya," ujar Slamet.
Ia menyatakan, 2 ABK kapal yang belum ditemukan itu atas nama Wahyu dan Syamsul Anam, warga Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
Baca juga:
Anggota DPR RI Pastikan Kebutuhan BBM Nelayan di Sidoarjo Terpenuhi
Sementara 6 ABK lainnya, Muhamad Rohim, Windi Budianto, Abu Yazid Bustomi, Iwan Sugiarto, Marwan dan Giman Nanang sudah ditemukan di perairan Pamekasan, Madura beberapa hari yang lalu.
"Ke enam jenasah itu ditemukan di perairan Pamekasan dalam kurun waktu 5 hari dan sudah dikebumikan oleh pihak keluarganya," ungkapnya.
Slamet juga mengatakan, terkait hilangnya kontak kapal Cahaya Bahari Jaya asal Mayangan Kota Probolinggo pada Jum'at (19/10/2018) malam lalu, pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan pasti.
Baca juga:
Cuaca Ekstrem, Nelayan di Bangkalan Pilih Tak Melaut
"Sebab tidak ada saksi atau bukti atas peristiwa ini termasuk keberadaan kapal yang hilang ini," tegasnya.
URL : https://jatimnow.com/baca-8533-2-abk-kapal-asal-probolinggo-tak-ditemukan-basarnas-stop-pencarian