Pixel Code jatimnow.com

Tiar Karbala Dorong UMKM Gresik Kuasai AI untuk Rebut Pasar Digital

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Lebih dari 200 UMKM Gresik mendapat pelatihan AI dan akses Canva Pro gratis selama setahun. (Foto: Tim Media for jatimnow.com)
Lebih dari 200 UMKM Gresik mendapat pelatihan AI dan akses Canva Pro gratis selama setahun. (Foto: Tim Media for jatimnow.com)

jatimnow.com - Transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dipercepat. Sebanyak 200 lebih pelaku UMKM di Kabupaten Gresik mengikuti Workshop AI for UMKM with Canva yang digelar di Gedung Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Senin (22/6).

Program tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sektor swasta dalam satu langkah bersama untuk memperkuat kemampuan digital pelaku usaha.

Kolaborasi melibatkan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Canva Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Gresik, serta Universitas Gresik.

Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh akses Canva Pro gratis selama satu tahun. Fasilitas itu membuka peluang bagi UMKM untuk memanfaatkan teknologi desain dan kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan kualitas promosi, membangun identitas merek, serta memperluas pasar.

Dalam sambutan melalui video, Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian besar terhadap penguatan UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional.

"Transformasi digital terus didorong pemerintah melalui kerja sama berbagai pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sektor swasta perlu berjalan bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Tiar.

Menurut dia, masih banyak pelaku usaha yang belum memiliki akses memadai terhadap teknologi digital berkualitas. Padahal berbagai perangkat digital saat ini mampu membantu usaha kecil meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

Karena itu, kerja sama dengan Canva Indonesia dan dukungan Komdigi diharapkan mampu mengurangi hambatan tersebut.

Pelaku UMKM yang selama ini terkendala biaya langganan platform digital kini dapat memanfaatkan teknologi secara lebih optimal.

"Bukan hanya soal pelatihan. Yang kami harapkan adalah dampaknya bagi UMKM. Pelaku usaha di daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk memanfaatkan teknologi dan bersaing di pasar," tuturnya

Baca juga:
Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, mengajak peserta memanfaatkan fasilitas yang diperoleh selama program berlangsung untuk memperkuat strategi pemasaran dan meningkatkan omzet usaha.

Mayoritas peserta berasal dari sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Sebagian besar merupakan UMKM pemula hingga usaha yang sedang berkembang. Workshop berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 15.00 WIB dan dibagi dalam empat sesi pelatihan.

Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan AI untuk pemasaran digital, branding, pembuatan konten, hingga pengembangan usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, menyambut baik kolaborasi tersebut.

Menurutnya, kemampuan digital sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi UMKM agar mampu mengikuti perubahan ekonomi yang bergerak semakin cepat.

Baca juga:
Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Dukungan serupa datang dari Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital, Alfreno Ramadhan Kautsar, yang mengikuti kegiatan secara daring.

Ia menilai potensi ekonomi digital Indonesia sangat besar dan perlu bisa diakses pelaku UMKM hingga ke daerah-daerah.

Melalui program tersebut, pemerintah ingin memastikan pelaku usaha kecil tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.

Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta pun akan terus diperluas agar semakin banyak UMKM mampu meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas di era ekonomi digital.