Pixel Code jatimnow.com

Surabaya Pahlawan Jazz Gelar Konser Mingguan Gratis di Ciputra World

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Wondrful Jazz Corner garapan Surabaya Pahlawan Jazz di Ciputra World buka ruang jamming gratis tiap Selasa malam demi regenerasi musisi urban. (Foto: SPJ for jatimnow.com)
Wondrful Jazz Corner garapan Surabaya Pahlawan Jazz di Ciputra World buka ruang jamming gratis tiap Selasa malam demi regenerasi musisi urban. (Foto: SPJ for jatimnow.com)

jatimnow.com - Riuh rendah lantai tiga Ciputra World Surabaya mendadak berganti atmosfer bar jazz yang hangat. Saban Selasa malam, ketukan drum bertempo sinkopasi dan liukan nada trompet memikat perhatian ratusan pasang mata pengunjung belanja.

Gerakan bertajuk Wondrful Jazz Corner besutan komunitas Surabaya Pahlawan Jazz (SPJ) sukses mendobrak pakem bahwa musik penuh improvisasi hanya milik ruang-ruang elite berbayar mahal.

Pertunjukan gratis yang berlangsung pukul 18.00 hingga 21.00 WIB di area V-Junction menjadi ruang lebur sosial yang cair. Penonton tidak sekadar berdiri menonton dari balik pembatas. Platform kreatif besutan arek-arek Suroboyo justru dirancang tanpa jarak.

Langkah konkret mendekatkan seni ke akar rumput memperoleh pasokan energi baru melalui kemitraan strategis bersama BNI. Sokongan perbankan pelat merah tersebut memastikan seluruh operasional panggung mingguan bergulir konsisten tanpa memungut biaya sepeser pun dari kantong warga maupun penampil.

Daya pikat utama pertunjukan terletak pada sesi interaksi spontan pasca-rehat. Panitia mempersilakan siapa saja naik ke atas pentas membawa instrumen pribadi, mulai dari gitaris amatir, mahasiswa, hingga eksekutif kantoran yang ingin melepas penat kerja tengah pekan.

Ketua SPJ, FX Boy, menegaskan komitmen kelompoknya untuk terus membuka pintu selebar-lebarnya bagi bakat-bakat baru.

Baca juga:
Ciputra World Jazz Corner Vol 5, Oase Musik Jazz Mingguan Warga Surabaya

"Kami mengajak seluruh pencinta melodi urban merasakan langsung kehangatan panggung. Ruang kolaborasi sengaja kami konsep terbuka agar tidak ada sekat latar belakang sosial maupun tingkat kemahiran bermusik," kata FX Boy.

Jejak langkah kolektif yang berdiri sejak 12 Desember 2020 di bawah arahan Indah Kurnia terhitung militan. Tatkala badai pandemi melumpuhkan sektor hiburan beberapa tahun silam, mereka menyiasati keadaan lewat konser digital.

Begitu ruang publik kembali berdenyut, SPJ tancap gas menginisiasi festival skala besar seperti Tanjung Perak Jazz, Surabaya Jazz Week, hingga program edukasi ke sekolah melalui gerakan Jazz in Campus.

Baca juga:
Frank & Co Resmi Membuka Gerai Baru di Ciputra World Surabaya

Keberadaan panggung reguler di pusat perbelanjaan melengkapi ekosistem yang sempat terputus. Warga metropolitan kini memiliki alternatif hiburan malam yang segar dan edukatif.

Di sisi lain, bagi barisan anak muda, karpet merah tiap Selasa malam berfungsi sebagai laboratorium mental guna menguji kemampuan berimprovisasi langsung di depan audiens urban yang kritis.