Pixel Code jatimnow.com

Serapan Gabah Bulog Kediri Lampaui Target, Tembus Setara 73.561 Ton Beras

Editor : Yanuar D  
Bulog Kediri melakukan penyerapan gabah milik petani di Kediri dan Nganjuk. (Foto: Bulog Kediri/jatimnow.com)
Bulog Kediri melakukan penyerapan gabah milik petani di Kediri dan Nganjuk. (Foto: Bulog Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perum Bulog Kantor Cabang Kediri berhasil melampaui target penyerapan gabah dan beras petani pada 2026. Hingga 14 Juli 2026, realisasi penyerapan telah mencapai 100,10 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

Bulog Kediri mencatat penyerapan gabah kering panen (GKP) sebanyak 143.815.445 kilogram dari target 94.583.710 kilogram. Jumlah tersebut setara dengan 73.561.600 kilogram beras, melampaui target penyerapan beras tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 73.489.325 kilogram.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari Tim Jemput Pangan Bulog, pemerintah daerah, Dinas Pertanian, TNI, Polri, penyuluh pertanian hingga mitra kerja Bulog.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik Tim Jemput Pangan Bulog, pemerintah daerah setempat, Dinas Pertanian, TNI, Polri hingga Petugas Penyuluh Pertanian dan mitra kerja Bulog. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, kita berhasil mencapai target serapan yang ditetapkan pemerintah,” ujar Harisun.

Baca juga:
1.104 Warga Begadung Nganjuk Terima Bantuan Pangan, Bulog Pastikan Kualitasnya

Keberhasilan tersebut diraih lebih cepat dari estimasi akhir tahun. Meski target penyerapan telah terpenuhi, Bulog Kediri memastikan penyerapan gabah dan beras petani tetap dilakukan untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sekaligus memastikan hasil panen tetap terserap.

Harisun menegaskan, hasil penyerapan tersebut akan memperkuat cadangan pangan nasional sehingga ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap terjaga.

Baca juga:
Bulog Kediri Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Kediri dan Nganjuk

“Sesuai arahan pusat, seluruh proses pengadaan kami laksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel dengan tetap mengedepankan standar kualitas komoditas yang diserap,” tambahnya.

Ke depan, Bulog Kediri akan terus mengoptimalkan jaringan pengadaan, kesiapan gudang, sarana pengolahan, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh mitra kerja sebagai bagian dari komitmen menjaga kepercayaan petani sekaligus memperkuat stok pangan nasional.