Pixel Code jatimnow.com

KAI Daop 8 Surabaya Layani Lebih dari 38 Ribu Turis Asing pada Semester I 2026

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Dadang Kurnia
Wisatawan mancanegara pengguna kereta api. (Foto: Humas Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)
Wisatawan mancanegara pengguna kereta api. (Foto: Humas Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melayani sebanyak 38.556 wisatawan asing sepanjang Semester I 2026. Jumlah tersebut meningkat 11,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 34.533 wisatawan mancanegara.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara menunjukkan kereta api kini telah menjadi bagian dari pengalaman berwisata yang diminati wisatawan internasional.

"Kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari perjalanan wisata itu sendiri," ujarnya, Sabtu (18/7/2026).

Dengan demikian, lanjut Mahendro, semakin banyak wisatawan mancanegara memilih kereta api karena dapat menikmati panorama alam Indonesia yang beragam, mulai dari hamparan persawahan, pegunungan, sungai, kawasan perkotaan, hingga bangunan-bangunan bersejarah yang menjadi identitas setiap daerah.

Baca juga:
Penumpang Kereta Api Daop 8 Surabaya Tembus 6,4 Juta Orang di Semester I 2026

Sepanjang Semester I 2026, terdapat tiga stasiun di wilayah KAI Daop 8 Surabaya yang menjadi titik keberangkatan wisatawan mancanegara terbanyak. Yaitu Stasiun Surabaya Gubeng dengan jumlah 15.500 wisatawan, Stasiun Malang 9.855 wisatawan, Dan Stasiun Surabaya Pasarturi 7.885 wisatawan.

"Ketiga stasiun tersebut melayani total 33.240 wisatawan mancanegara, atau sekitar 86,2 persen dari seluruh pelanggan wisatawan asing di wilayah KAI Daop 8 Surabaya," kata dia.

Baca juga:
Libur Sekolah, Penumpang KAI Daop 8 Surabaya Meningkat 21 Persen

Mahendro meyakini, meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran wisatawan turut mendorong pertumbuhan sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, jasa pemandu wisata, UMKM, hingga pelaku ekonomi kreatif di sekitar stasiun maupun destinasi wisata yang mereka kunjungi.

Wanita Asal Blora Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro
Peristiwa

Wanita Asal Blora Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro

Sedikitnya 40 personel tim SAR gabungan bahu-membahu menyisir aliran sungai. Tim menerjunkan empat unit perahu karet yang berasal dari Basarnas, BPBD Bojonegoro, BPBD Blora, dan relawan Cepu Adventure.