Pixel Code jatimnow.com

Bonek Green Army Gelar Tasyakuran, Doakan Persebaya Juara Liga 1

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Bonek Green Army menggelar tasyakuran juara Piala Presiden 2026. (Foto: Isnan for jatimnow.com)
Bonek Green Army menggelar tasyakuran juara Piala Presiden 2026. (Foto: Isnan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelar juara Piala Presiden 2026 disambut penuh syukur oleh Bonek Green Army. Komunitas suporter Persebaya Surabaya itu menggelar tasyakuran sekaligus doa bersama para santri untuk mengiringi perjalanan Green Force menuju target berikutnya: juara Liga 1 2026/2027.

Tasyakuran digelar di Basecamp Bonek Green Army, Surabaya, Sabtu (8/8/2026). Selain makan tumpeng bersama, acara diisi doa yang dipimpin Ustadz Hilmy dari Surabaya Utara.

Doa diawali dengan tawasul kepada para wali dan guru. Pada bagian akhir, terselip doa khusus agar Persebaya mendapat rida dan kelancaran dalam menghadapi kompetisi Liga 1 musim mendatang.

Para peserta kemudian membaca sejumlah ayat dan surat Al-Qur'an untuk hajat Persebaya, antara lain Ayat Kursi, Al-Quraisy, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Masing-masing dibaca tiga kali sebelum rangkaian doa ditutup dengan makan tumpeng bersama.

Ketua Bonek Green Army, Purwanto atau Cak Pur, mengatakan tasyakuran digelar sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan Persebaya mengangkat trofi Piala Presiden 2026.

Menurutnya, kemenangan atas Persib Bandung dalam perebutan gelar menjadi momen yang layak dirayakan sekaligus disyukuri bersama oleh Bonek.

“Ini sebagai rasa syukur kepada Allah atas anugerah juara Piala Presiden 2026. Persebaya bisa mengalahkan tim besar Persib Bandung. Ini pemberian yang patut disyukuri oleh teman-teman Bonek semua,” ujar Cak Pur.

Namun, Cak Pur menegaskan gelar Piala Presiden bukan tujuan akhir. Bonek kini mulai mengarahkan dukungan kepada target yang lebih besar, yakni membawa Persebaya meraih gelar juara Liga 1 2026/2027.

Target itu, kata dia, juga menjadi bagian dari semangat menyambut perjalanan Persebaya menuju usia 100 tahun.

“Harapan Bonek semua menuju usia 100 tahun Persebaya ini, tentunya Persebaya juara Liga 1 2026/2027,” katanya.

Baca juga:
Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya

Cak Pur menilai dukungan suporter menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan tersebut. Bonek diminta terus memenuhi stadion saat Persebaya bertanding sekaligus menjaga nama baik klub di luar stadion.

“Kita harus memperjuangkan melalui dukungan, dengan memenuhi stadion saat Persebaya berlaga. Kita juga harus menjaga nama besar Persebaya di mana pun, termasuk di media sosial,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan Bonek agar menjaga kekompakan dan persaudaraan di antara sesama suporter.

“Yang tidak kalah penting adalah menjaga kekompakan, kesolidan, dan seduluran antar-suporter arek-arek Bonek,” tambahnya.

Ustadz Hilmy mengatakan doa yang dipanjatkan dalam tasyakuran tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk mengiringi Persebaya menghadapi kompetisi musim depan.

Baca juga:
Resmi! Surabaya Jadi Gerbang Timnas Mini Football ke Piala Dunia 2026

“Doa-doa yang dibaca adalah doa untuk hajat, agar Allah meridai langkah-langkah Persebaya untuk juara dalam mengarungi musim depan Liga 1 2026/2027,” ujar Ustadz Hilmy.

Ia juga mengingatkan agar kecintaan terhadap Persebaya tidak berhenti pada fanatisme di tribun. Menurutnya, Bonek perlu terus memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, persaudaraan, dan kebaikan.

Pesan itu membuat tasyakuran juara Piala Presiden 2026 tidak sekadar menjadi agenda perayaan. Di balik trofi yang diraih, Bonek mulai menatap tantangan baru dengan harapan Persebaya kembali mengangkat gelar Liga 1.

Bagi Bonek Green Army, perjalanan menuju target tersebut membutuhkan dukungan di stadion, doa, kerja bersama, serta komitmen menjaga nama besar Persebaya.

Dari tumpeng dan doa bersama para santri, satu harapan kembali ditegaskan: Persebaya terus berjuang, Bonek tetap mendukung, dan kejayaan Green Force menjadi kebanggaan arek-arek Surabaya.