jatimnow.com – Kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan klub kebanggaan arek-arek Suroboyo, Persebaya, resmi memasuki babak baru yang lebih solid. Kesepakatan ini ditandai dengan gemerlap acara Launching Synergy Persebaya 2026/2027 yang digelar di Balai Kota Surabaya, Sabtu (29/8/2026) malam.
Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan Presiden Persebaya, Azrul Ananda. Eri pun memanfaatkan momen ini untuk memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan skuad Bajul Ijo merengkuh gelar juara Piala Presiden 2026.
“Ini kado terindah untuk Kota Surabaya, sangat luar biasa. Saya berterima kasih karena Persebaya terus bergerak dengan talenta dan semangat kekeluargaan untuk menuju sepak bola yang sehat, modern, dan profesional,” ujar Eri.
Selain memuji manajemen dan pemain, Eri Cahyadi juga memberikan penghormatan khusus kepada Bonek dan Bonita yang telah membuktikan diri sebagai suporter teladan selama ajang pramusim tersebut. Menurutnya, nama besar Surabaya di kancah nasional tidak bisa dipisahkan dari peran suporter fanatiknya.
Eri memastikan bahwa Persebaya tidak akan berjuang sendirian dalam mengarungi musim kompetisi 2026/2027.
“Saya selalu katakan ke Mas Azrul, Surabaya terkenal di seluruh penjuru Indonesia karena Bonek dan Bonita. Insyaallah Pemkot dan seluruh warga Surabaya akan terus mendukung Persebaya untuk menjadi yang terbaik dan keluar sebagai juara di musim ini,” tegas Eri.
Baca juga:
Pionir Ketahanan Pangan Mandiri, Monyet Ekor Panjang dan Rapor Pemain Persebaya
Presiden Persebaya, Azrul Ananda, menegaskan bahwa hubungan antara klub dan Pemkot Surabaya saat ini telah berada di tingkat yang jauh lebih tinggi. Ia mengklaim kolaborasi komprehensif semacam ini sangat langka dan tidak dimiliki oleh klub-klub lain di Indonesia.
Bentuk nyata sinergi tersebut dapat dilihat langsung dari peningkatan infrastruktur di kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Beberapa pembaruan fasilitas yang disorot meliputi kondisi rumput GBT sebagai yang terbaik di Tanah Air, kehadiran gym berteknologi canggih di area stadion untuk menunjang fisik pemain, serta optimalisasi Lapangan A, B, dan C yang luar biasa, ditambah fasilitas pendukung yang terus dibangun secara bertahap.
“Bersama, kita menjadikan kompleks Gelora Bung Tomo terus naik kelas. Saya tidak sabar melihat perkembangan kolaborasi ke depan antara Persebaya dan Pemkot Surabaya,” ungkap Azrul.
Baca juga:
Rapor 5 Pemain Persebaya Surabaya di Pramusim, Rivera hingga Yuran Disorot
Menutup sesi launching, Azrul secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada aparat keamanan, terutama Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. Pendekatan humanis kepolisian dianggap sukses merangkul suporter dan menciptakan iklim sepak bola yang kondusif di Surabaya.
“Terima kasih, Pak Luthfie, telah menjadi Bapake Bonek. Tidak banyak orang bisa bersikap merangkul seperti itu. Terima kasih karena selalu menjaga keberlangsungan segala kegiatan Persebaya,” pungkas Azrul.