jatimnow.com - Prudential meluncurkan kampanye regional “Janji, Jadi Nyata” di delapan pasar Asia, termasuk Indonesia. Kampanye ini mengajak masyarakat melihat perlindungan bukan sekadar produk keuangan, melainkan bagian dari upaya mewujudkan rencana dan menjaga masa depan keluarga.
Kampanye Prudential tersebut hadir di Indonesia melalui Prudential Indonesia dan Prudential Syariah. Pesan utamanya berangkat dari berbagai janji sederhana dalam kehidupan, mulai dari keinginan orang tua memberikan masa depan terbaik bagi anak hingga komitmen menjaga keluarga dalam menghadapi risiko yang tidak terduga.
Prudential menilai janji tidak berhenti pada ucapan. Komitmen kepada keluarga perlu diwujudkan melalui tindakan, termasuk mempersiapkan perlindungan kesehatan dan finansial sejak dini.
Kampanye yang diluncurkan pada 14 Agustus 2026 itu menyasar Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Hong Kong, dan Taiwan. Di Indonesia, pesan kampanye disampaikan melalui situs, media sosial, serta sejumlah kegiatan di berbagai kota.
Salah satu cerita yang diangkat menggambarkan hubungan seorang anak dengan ibunya. Seiring bertambah dewasa, sang anak memahami bahwa berbagai keputusan dan pengorbanan ibunya selama ini merupakan bentuk cinta sekaligus persiapan untuk masa depannya.
Ketika dewasa, ia kemudian memiliki keinginan yang sama untuk memberikan yang terbaik bagi sang ibu. Cerita tersebut menjadi gambaran bahwa sebuah janji dapat dimulai dari tindakan sederhana dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan kampanye tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan perlindungan yang relevan dengan kebutuhan nasabah, baik saat ini maupun pada masa mendatang.
“Di balik setiap keputusan untuk memiliki perlindungan, ada janji kepada diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai,” ujar Karin.
Menurut dia, Prudential berupaya menerjemahkan komitmen itu dengan memahami kebutuhan nasabah, menyediakan solusi perlindungan yang relevan, serta memberikan layanan dan pengalaman yang dapat menghadirkan rasa aman ketika dibutuhkan.
“Yang kami lindungi bukan hanya kesehatan dan finansial, tetapi juga rencana dan masa depan yang ingin diwujudkan bersama keluarga,” katanya.
Sementara itu, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan konsep perlindungan dalam perspektif syariah juga berkaitan dengan kepedulian dan amanah untuk saling menjaga.
Ia menjelaskan, prinsip ta’awun atau tolong-menolong menjadi salah satu fondasi dalam perlindungan syariah. Kontribusi peserta melalui dana tabarru’, kata Vivin, menjadi bentuk gotong royong untuk membantu peserta lain yang membutuhkan.
“Perlindungan bukan hanya tentang menghadapi risiko, tetapi juga tentang ikhtiar untuk menjaga diri dan orang-orang yang kita cintai,” tutur Vivin.
Baca juga:
Prudential Indonesia Luncurkan Levela, Platform Literasi Keuangan untuk Gen Z
Kisah penyintas kanker
Pesan kampanye “Janji, Jadi Nyata” juga tercermin dari pengalaman Judith T., 44 tahun, nasabah Prudential Indonesia asal Jakarta yang pernah menjalani perawatan kanker.
Judith sebelumnya memiliki polis Prudential, tetapi sempat menghentikan kepesertaannya. Setelah semakin menyadari bahwa kondisi kesehatan sulit diprediksi, ia kembali menjadi nasabah pada awal 2024.
Meski menghadapi sejumlah penyesuaian premi, Judith memilih mempertahankan perlindungannya karena menganggap asuransi kesehatan sebagai bagian penting dari persiapan masa depan.
Keputusan itu kemudian terasa semakin berarti ketika ia didiagnosis kanker pada akhir 2025.
“Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan kesehatan kita. Ketika akhirnya saya membutuhkan perlindungan ini, saya benar-benar merasakan manfaatnya dan merasa sangat terbantu,” terangnya.
Pengalaman tersebut, lanjut dia, membuatnya semakin yakin bahwa mempertahankan perlindungan merupakan keputusan yang tepat. Bagi Judith, perlindungan bukan semata-mata persiapan menghadapi kondisi terburuk, tetapi juga memberikan ketenangan untuk menjalani hidup dan tetap mendampingi keluarga.
Baca juga:
Prudential dan UOB Rilis Asuransi Jiwa Berbasis USD, Cek Manfaatnya!
Prudential mencatat pembayaran klaim dan manfaat menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendampingi nasabah ketika menghadapi risiko kehidupan.
Sepanjang 2025, Prudential Indonesia membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp16 triliun kepada 332.122 penerima manfaat. Pada periode yang sama, Prudential Syariah menyalurkan klaim sebesar Rp2,2 triliun kepada 68.922 penerima manfaat.
Kinerja pembayaran berlanjut pada kuartal I 2026. Prudential Indonesia membayarkan klaim dan manfaat Rp4,4 triliun kepada 161.194 penerima manfaat.
Adapun Prudential Syariah menyalurkan Rp529 miliar kepada lebih dari 21.000 penerima manfaat sepanjang tiga bulan pertama 2026.
Selain pembayaran manfaat, Prudential Syariah juga menyebut hasil survei independen yang menempatkannya sebagai nomor satu dalam brand preference dan rekomendasi peserta melalui relationship Net Promoter Score (rNPS) di industri asuransi jiwa syariah Indonesia.
Melalui kampanye Janji Jadi Nyata, Prudential ingin memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra perlindungan yang hadir ketika nasabah dan peserta membutuhkan dukungan, sekaligus membantu keluarga mempersiapkan rencana masa depan di tengah berbagai ketidakpastian.
URL : https://jatimnow.com/baca-86833-prudential-bawa-kampanye-janji-jadi-nyata-ke-indonesia