Pixel Code jatimnow.com

Gus Fawait Carikan Solusi Atasi Kendala Distribusi BBM di Jember

Editor : Yanuar D   Reporter : Sugianto
Bupati Jember Muhammad Fawait turun tangan cari solusi atasi kendala distribusi BBM di sejumlah SPBU. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Bupati Jember Muhammad Fawait turun tangan cari solusi atasi kendala distribusi BBM di sejumlah SPBU. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Jember Muhammad Fawait turun tangan cari solusi atasi kendala distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Gus Fawait menjelaskan, hambatan teknis pada rantai pendistribusian pasokan BBM dari depo Banyuwangi menuju Jember menjadi pemicu utama terjadinya antrean. Gangguan pada jalur distribusi ini tercatat telah terjadi sebanyak tiga kali dan berdampak pada beberapa daerah sekaligus.

Atas lambatnya penanganan serta mitigasi kendala pengiriman tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah menyampaikan protes resmi kepada Pertamina. Kendati demikian, Pemkab Jember memilih berfokus pada solusi bersama ketimbang saling menyalahkan.

Sebagai langkah cepat, Pertamina mengintervensi situasi dengan menggelontorkan pasokan BBM di atas kuota harian normal. Penambahan pasokan ini diharapkan mampu mengurai antrean dan memulihkan distribusi BBM dalam beberapa hari ke depan.

"Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Evaluasi berkala terus kami lakukan melalui rapat koordinasi untuk mengawal penanganan taktis di lapangan," ujar Gus Fawait, Senin (7/9/2026).

Baca juga:
Rumor Gus Fawait Maju Calon Gubernur, Ini Pesan Pengamat UMKM di Jember

Pemkab Jember juga telah menyiapkan skema antisipasi jika antrean terus memanjang dan mengganggu mobilitas harian warga. Kebijakan darurat, seperti imbauan kerja dari rumah (work from home/WFH) hingga pembelajaran secara daring, siap diterapkan jika situasi mendesak.

Dampak ekonomi dari peristiwa ini dinilai relatif kecil karena bersifat lokal di wilayah Tapal Kuda dan tidak dipicu oleh krisis energi internasional. Oleh karena itu, pemulihan kondisi diperkirakan berjalan lebih cepat.

Baca juga:
PAD Jember Alami Lonjakan, Bupati Gus Fawait Apresiasi Insan Wajib Pajak

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Jember memberikan masukan tertulis agar Pertamina tidak hanya bergantung pada Depo Banyuwangi. Pasokan BBM untuk wilayah Tapal Kuda disarankan dapat disuplai dari titik alternatif, seperti Surabaya atau Malang.

Diversifikasi jalur distribusi dinilai sangat penting untuk mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di jalur utama Banyuwangi, sehingga kelancaran pasokan BBM di masa mendatang dapat terjamin tanpa gangguan berulang.