jatimnow.com - Dampak kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, mendapat perhatian khusus dari akademisi. Universitas Jember (UNEJ) bersama Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Koordinator Daerah (Korda) Tulungagung mendistribusikan puluhan ribu liter air bersih untuk warga terdampak.
Dalam aksi sosial ini, sebanyak empat tangki air bersih berkapasitas total 20.000 liter disalurkan langsung ke pemukiman warga. Tak hanya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, tim pengabdian juga membagikan 75 galon air minum siap konsumsi.
Aksi tanggap darurat yang digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-62 UNEJ ini turut menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung agar penyaluran tepat sasaran.
Pembantu Rektor II UNEJ, Prof. Sri Hermawati, menegaskan bahwa aksi kepedulian ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar pengabdian kepada masyarakat.
"Kami ingin kehadiran UNEJ dapat dirasakan secara langsung dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur," ujarnya, Rabu (28/10/2026).
Ia menambahkan, aksi kemanusiaan serupa tidak hanya berpusat di Tulungagung. UNEJ dan KAUJE secara masif menyalurkan ratusan ribu liter air bersih serta ratusan galon air minum ke berbagai wilayah terdampak kekeringan di Jawa Timur, seperti Trenggalek, Bojonegoro, Nganjuk, hingga Pasuruan.
Baca juga:
Bebas Bersyarat, Syahri Wajib Absen Sebulan Sekali di Kejari Tulungagung
Sementara itu, Ketua KAUJE Korda Tulungagung, Suprihno, menyampaikan bahwa bantuan ini hadir dari rasa empati mendalam terhadap kesulitan warga yang sumurnya mulai mengering.
"Bantuan ini adalah wujud solidaritas kami untuk saudara-saudara di Desa Besuki. Semoga pasokan air bersih ini dapat meringankan beban warga dan menjaga semangat mereka dalam beraktivitas di tengah keterbatasan," ungkapnya.
Bantuan air bersih tersebut disambut lega oleh warga setempat. Rusiyah, warga Dusun Tumpuk RT 4 RW 1 Desa Besuki, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasokan air bersih dan air minum kemasan galon tersebut.
Baca juga:
Besok Mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Bebas Bersyarat
Rusiyah menceritakan, selama musim kemarau warga terpaksa mengandalkan sumur di area persawahan. Namun, selain jaraknya yang memprihatinkan, debit air sumur sawah tersebut kini semakin menipis dengan kondisi yang keruh dan kotor.
"Bantuan ini sangat membantu keluarga kami. Apalagi ada air galon yang bisa langsung diminum tanpa harus dimasak dulu. Terima kasih banyak untuk UNEJ dan KAUJE," pungkasnya.
URL : https://jatimnow.com/baca-88681-kauje-korda-tulungagung-salurkan-bantuan-20-ribu-liter-air-bersih