Pixel Code jatimnow.com

Awal Musim Hujan, Pemprov Jatim Petakan Daerah Rawan Bencana

Editor : Arif Ardianto   Reporter : Mita Kusuma
Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat di Ponorogo
Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat di Ponorogo

jatimnow.com - Memasuki musim penghujan, Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur memetakan daerah rawan bencana di Jawa Timur. Hal itu menyusul beberapa daerah di Jatim terkena bencana yang memerlukan perhatian ekstra.

Gubernur Jatim, Soekarwo mengatakan, pihaknya telah memetakan, di daerah selatan Jatim merupakan daerah rawan longsor.

"Sebut saja Trenggalek. Kemudian Ponorogo 2017 lalu juga diterjang bencana longsor di Desa Banaran Pulung. Tak lama, Pacitan longsor dan banjir," kata Pakde Karwo--sapaan akrab--Soekarwo.

Untuk antisipasi longsor Pemprov berencana melakukan penanaman pohon sebagai pencegah longsor, misalnya pohon trembesi dan pohon mahoni.

Baca juga:
Pemkab Tulungagung Galang Donasi Bencana Sumatra, Terkumpul Ratusan Juta

"Itu kan bisa menyerap air dan memiliki akar ke samping," katanya.

Sementara untuk banjir ada di daerah utara Jatim. Yakni daerah sepanjang Bengawan Solo mulai dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan, hingga Gresik.

Baca juga:
Marinir Kirim Satgas Rekonstruksi, Percepat Pemulihan Bencana Sumatra

"Kalau banjir saya punya solusi pengerukan sungai dan peninggian kawasan sekitar Bengawan Solo," bebernya.

Ia berharap, semua daerah yang rawan bencana harus siap. Menurutnya Pemkab maupun BPBD juga harus melakukan antisipasi.

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.