Mayat Terbakar di Banyuwangi, Sandal Korban Jadi Petunjuk Keluarga

Senin, 27 Jan 2020 18:00 WIB
Reporter :
Hafiluddin Ahmad
Foto Rosidah semasa hidup

jatimnow.com - Kematian Rosidah, perempuan 17 tahun yang mayatnya ditemukan hangus terbakar di kebun Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, merupakan warga lingkungan Papring, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, membuat keluarganya terpukul.

Rosidah merupakan warga Lingkungan Papring, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Semasa hidup, Rosidah tinggal serumah bersama kedua orangtuanya, yaitu Romli dan Susiama.

Ditemui di rumahnya, Susiama mengatakan bahwa tidak ada gelagat berbeda saat putri sulungnya itu pamit pergi untuk bekerja di rumah makan Jalan Jaksa Agung Suprapto, sekitar pukul 07.00 Wib, Jumat (24/1/2020).

Baca juga: Pembunuh Perempuan yang Mayatnya Dibakar di Banyuwangi Divonis Mati

Bahkan sekitar pukul 22.00 Wib, Rabu (22/1/2020), putrinya itu masih bercanda ria dengan temannya melalui telepon. Hanya saja waktu itu, Rosidah akhirnya disuruh masuk ke dalam rumah oleh ayahnya.

"Setahu saya, baru malam itu anak saya (Rosidah) telepon-teleponan hingga pukul 22.00 Wib. Sebab sebelumnya tidak pernah," ungkap Susiama, Senin (27/1/2020).

Baca juga:  

Ia kembali bercerita bila selama ini, Rosidah kerap masuk ke kamar untuk tidur sebelum jam 21.00 Wib. Selain itu, Rosidah juga kerap menghabiskan waktu di dalam rumah. Kalaupun menerima telepon, juga di dalam rumah dan sangat jarang di luar.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Rosidah, Polisi Temukan 4 Bukti Baru

"Dia tidak pernah cerita apapun terkait masalah pribadinya," tuturnya.

\

Nah, sehari sebelum jenazah Rosidah ditemukan atau Jumat (24/1/2020), ia pamit berangkat kerja dengan mengendarai motor Honda Beat bernopol P 2249 UH.

"Kalau pulang biasanya pulang pukul 5 sore. Hari itu (Sabtu) sampai Maghrib dia belum pulang. Setelah salat saya telepon katanya masih di Rogojampi untuk mengambil alpukat. Ternyata sampai pukul 9 malam belum pulang. Saya coba telpon HP-nya sudah tidak aktif," jelas Susiama.

Kondisi itu membuat Susiaman dan Romli tidak bisa tidur. Dan keesokan harinya, yaitu pada Sabtu (25/1/2020), Susiama dan Romli memutuskan untuk mengunjungi tempat kerja Rosidah.

Baca juga: Keluarga Korban Setuju Pembunuh Rosidah Diancam Hukuman Mati

Di sana, keduanya mendapat jawaban dari pemilik rumah makan bahwa pada hari Jumat, Rosidah memang bekerja dan sudah pulang seperti biasanya. Kedua orangtua Rosidah semakin bingung lantaran keberadaan anaknya belum diketahui.

Setelah itu ada kabar penemuan mayat perempuan hangus terbakar, yang ternyata anaknya tersebut. Sebab di dekat mayat itu, ditemukan helm pink dan sandal, yang dikenali Romli dan Susiama.

"Begitu melihat sandal yang ada di Facebook itu, saya sudah yakin itu adalah anak saya," tambah Romli.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Banyuwangi

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler