Kisah Mistis di Balik Hilangnya Untung di Kali Jagir Surabaya

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Farizal Tito

Tim gabungan mencari di Kali Jagir

jatimnow.com — Proses pencarian Untung (37) warga Bendul Merisi Jaya Gang V No. 44, Wonocolo, Surabaya yang tenggelam di Kali Jagir Surabaya terus dilakukan.

Proses penyisiran terhitung sudah empat hari dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, Petugas Pemadam Kebakaran (PMK), dan BPB Linmas dan dibantu oleh satuan intai para amfibi (taifib) Angkatan Laut menggunakan perahu karet.

Titik penyisiran juga diperluas hingga ke muara kali Jagir atau di sekitar Mangrove Wonorejo. Belum diketemukannya Untung, selain terkendala cuaca dan juga arus dasar yang terlalu deras, konon juga di sembunyikan makhluk gaib.

Percaya tidak percaya, sehari kejadian itu tiga orang Indigo asal Surabaya, yakni Adrian Kenzo Satriawan, Kris Ony dan Gatot Kuspriady mencoba melihat keberadaan Untung dengan mata supranatural hasilnya.

Menurut mereka belum ditemukannya Untung karena adanya campur tangan dari dunia lain. Petunjuk yang dikatakan mereka yaitu bahwa korban berada di dasar kali Jagir tersangkut benda menyerupai akar pohon, dan disekelilingnya ada siluman sejenis ular besar yang menunggu dan menutupi keberadaannya.

"Ularnya itu seperti melilitnya dan sengaja menutupi agar tidak terlihat oleh para tim pencari saat berpatroli disitu," kata Kenzo yang juga pernah membantu Pemkot Surabaya mencari anak hilang Gilang Ardiansyah (8) pada Juni 2018.

Ia melanjutkan, di Kali Jagir yang terkenal dengan Pintu Air peninggalan penjajah Belanda yang saat ini masih berfungsi untuk pengaturan debit air Kali Mas, juga terdapat sosok penguasa perairan disana yaitu mbah Wongso sejenis siluman buaya.

"Mbah Wongso itu seperti buaya, tapi bukan dia yang menutupi. Tapi si siluman ular itu. Kalau Mbah Wongso itu sebenarnya baik bahkan dia meminta ular itu untuk melepaskan orang yang dicari-cari kemarin," katanya.

Kenzo juga tidak berjanji kapan korban tenggelam itu bisa ditemukan, tapi dia memperkirakan jika ditemukan masih hidup, kemungkinan ditemukan disekitar titik lokasi hilangnya itu.

Tapi jika sudah tidak bernyawa bisa hanyut ke muara sungai itu atau di daerah sekitar mangrove.

Sebelumnya, Untung dilaporkan tenggelam dan hilang ke Command Center 112 Kota Surabaya pada Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 19.45 Wib.

Saksi melihat sekitar pukul 17.00 Wib, Untung dan satu orang lainnya mandi di sisi selatan sungai itu. Satu orang naik, sedangkan Untung tertarik arus air sampai sisi utara saat pintu dam terbuka.

Peristiwa itu mendapat perhatian dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan yang juga turun langsung dalam pencarian.

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter