Pensiun dari Wagub, Gus Ipul Bantu Istri Perangi Kanker

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Jajeli Rois

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf

jatimnow.com - Saifullah Yusuf atau Gus Ipul pada 12 Februari 2019 pensiun dari Wakil Gubernur Jawa Timur. Kemanakah Gus Ipul selepas dari wagub-jabatan yang diembannya selama 10 tahun bersama Gubernur Soekarwo?.

"Jadi istri ini (Fatma Saifullah Yusuf) bikin yayasan. Bergerak di deteksi dini kanker payudara dan serviks. Karena kita melihat fenomena sekarang ini, akibat kesakitan dan meninggal dunia bukan karena sakit menular seperti, diabetes, kanker," ujar Gus Ipul kepada wartawan di rumah dinas Wagub Jatim, Jalan Imam Bonjol, Surabaya, Senin (28/1/2019).

Gus Ipul mengatakan, dirinya akan membantu istrinya dengan cara berkeliling dan menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai stakeholder serta para dokter-dokter.

Juga meringankan masyarakat yang melakukan deteksi dini dengan cara Pap Smear atau tes yang dilakukan untuk mencari perubahan dalam sel-sel serviks yang dapat menunjukkan adanya kanker serviks.

"Habis ini saya keliling, melanjutkan penyuluhan sekaligus bekerjasama dengan stakeholder untuk deteksi dini. Saya akan bekerjasama dengan para dokter, sehingga biaya dokter tidak perlu membayar," tuturnya.

Rencananya, Yayasan Fatma Foundation yang bergerak di bidang kanker serviks dan payudara, akan dilaunching pada awal Februari 2019.



"Kita ingin mengajak bersama-sama masyarakat mengembangkan pola hidup sehat, membiasakan olah raga, makan sayur-sayuran dan juga sekaligus secara rutin ikut deteksi dini. Memeriksakan enam bulan sekali," ujarnya.

"Kita ingin mendorong masyarakat, untuk mewaspadai adanya suatu fenomena yang cukup menjadi perhatian dunia akhir kahir ini termasuk Indonesia yaitu mengenai kanker serviks dan payudara," jelasnya.

Gus Ipu menambahkan, dirinya juga akan belajar bertani. Katanya, dirinya punya lahan yang cukup untuk bertani tomat.

"Dalam jangka pendek ini, saya akan mencoba menjadi petani. Bertani organik ini sekaligus bisa bersama sama anak muda Jawa Timur untuk kembali senang menjadi petani," ujar Gus Ipul sambil menggambarkan tantangan ke depan Indonesia di bidang ketahanan pangan.

"Anak muda sekarang kan enggan menjadi petani. Padahal tantangan ke depan di bidang ketahanan pangan ini menjadi serius. Kalau lahan sempit, bisa bertani dengan cara organik. Meskipun lahan sempit, tapi produksinya bagus. Asalkan sabar dan mengikuti proses," terangnya.

Ditanya kenapa memilih bertani Tomat. Kata Gus Ipul, dirinya karena sudah belajar dengan petani Tomat.

"Kenapa tomat, ya yang ada saja. Saya belajar ke seseorang yang sudah berjalan," katanya.

Gus Ipul mengatakan, lahan yang dipilihnya ada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

"Nggak banyak lahannya. Kalau berhasil, kita kembangkakan bersama anak-anak muda di Jawa Timur," jelasnya.
 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter