Pixel Code jatimnow.com

Pemkot Malang Berencana Bangun Gedung Senilai Rp 50 Miliar

Editor : Arif Ardianto   Reporter : Avirista Midaada
Kepala Dinas PUPR Kota Malang, Hadi Santoso
Kepala Dinas PUPR Kota Malang, Hadi Santoso

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan membangun gedung empat lantai dengan perkiraan biaya mencapai Rp 50 milliar.  

Gedung ini rencananya akan dibangun di belakang Balaikota Malang atau tepatnya di dekat kawasan Taman Rekreasi Kota (Tarekot). Gedung senilai Rp 50 Miliar ini rencananya akan difungsikan sebagai pusat perkantoran pegawai Pemkot Malang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Hadi Santoso menyatakan, setidaknya ada dua gedung yang masing-masing memiliki empat lantai.

"Kebutuhan gedung itu sangat memungkinkan mengingat saat ini banyak kantor pegawai yang sempit dan tidak nyaman dibuat kerja," terangnya Rabu (30/1/2019).

Menurutnya beberapa dinas sejauh ini memiliki kantor yang kecil dan bercampur dengan bangunan yang lainnya, seperti Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Dinas Koperasi dan UMKM, Bagian Umum, dan Bagian Perekonomian.

"Rencana juga akan dibuat basementnya untuk parkir," beber pria yang disapa Soni ini.

Soni mengatakan, review desain diprediksi selesai pada Maret. Setelah selesai review, lalu akan dibuka lelang di Bulan April.

"Untuk saat ini kita masih review DED nya. Aslinya DED ini memang sudah selesai di 2016 lalu. Kemudian pengerjaan ditarget selesai akhir tahun dan dapat digunakan pada 2020 mendatang," tutupnya.

Baca juga:
Banjir di Kota Malang Lumpuhkan Jalan Protokol

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.