jatimnow.com - Banjir sempat mengepung Kota Malang pasca hujan deras satu jam lebih sejak Kamis siang (4/12/2025). Akibatnya, aktivitas transportasi sempat lumpuh sesaat.
Tercatat ada sejumlah titik genangan air di beberapa ruas jalan protokol dan pohon tumbang yang terjadi di wilayah Kota Malang.
Pantauan jatimnow.com sejak Kamis siang hingga petang terdapat beberapa titik banjir. Dimana titik terparah terjadi di Jalan Ahmad Yani, Jalan Letjen S. Parman, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Sudimoro, hingga Jalan Sidomulyo, tergenang air.
Sementara itu, di Jalan Ki Ageng Gribig tepatnya di sekitar SMKN 6 Kota Malang, pohon tumbang menimpa pengendara sepeda motor.
Kemacetan lalu lintas pun tak terhindarkan akibat banjir genangan air di beberapa titik. Tampak kawasan sekitar Jalan Bunga Coklat, Jalan Kedawung, hingga Jalan Ciliwung, macet parah. Arus lalu lintas tak bergerak membuat kepolisian mengalihkan lalin ke arah selatan.
Beruntung insiden ini hanya terjadi sekian jam ketika air menggenang. Saat air sudah mulai surut arus lalu lintas mulai terurai sekitar pukul 18.00 WIB, pada Kamis malam. Tapi material banjir dari pasir dan bebatuan kerikil kecil masih tampak di jalan utama.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Prayitno menyatakan, penanganan peristiwa banjir mengedepankan proses tanggap bencana yang memprioritaskan keselamatan masyarakat.
"Kami di proses tanggap bencana, keluarga kami selamatkan. Listrik dimatikan, karena mohon maaf bisa terancam korsleting," kata Prayitno.
Baca juga:
Siaga Banjir, Gubernur Khofifah Kunjungi Warga Terdampak di Lamongan
BPBD turut berkoordinasi dengan ketua RT dan RW di masing-masing untuk menentukan titik pengungsian bagi warga yang huniannya mengalami kerusakan. Kemudian pihaknya akan mendistribusikan makanan siap saji dan family kit.
Dia menyebut berdasarkan laporan sementara yang diterima peristiwa banjir di Kota Malang terjadi di beberapa wilayah pemukiman penduduk di Kelurahan Purwantoro yang berbatasan dengan Kelurahan Lowokwaru, Kelurahan Purwodadi, dan Kelurahan Blimbing.
Prayitno mengungkapkan akan melakukan peninjauan di kawasan Jalan Galunggung. Salah satu kawasan pemukiman yang terdampak banjir, yakni di Jalan Kedawung 1, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
"Kalau di jalan raya sekitar 80 sentimeter kalau di sini (Jalan Kedawung 1) sekitar 150-160 sentimeter. Saya cek juga ke Purwodadi, perahu karet saya kirimkan ke sana," ujar dia.
Baca juga:
Terdampak Banjir, Siswa di Lamongan Inisiatif Bersihkan Sungai Dari Eceng Godok
Kondisi banjir di Jalan Kedawung 1 pun kini mulai berangsur surut, namun petugas gabungan tetap disiagakan di lokasi.
Ditanya soal penyebab banjir, Prayitno menyatakan salah satunya dikarenakan intensitas curah hujan yang lebih tinggi ketimbang beberapa waktu ke belakang.
"Yang jelas informasi nasional curah hujan memang naik sampai 40 persen karena perubahan iklim," tukasnya.
URL : https://jatimnow.com/baca-80966-banjir-di-kota-malang-lumpuhkan-jalan-protokol