Banjir di Ponorogo Rendam 60 Hektar Lahan Pertanian

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Mita Kusuma

Sawah petani di Ponorogo terendam banjir

jatimnow.com - Banjir yang melanda sebagian wilayah di Ponorogo membuat petani merugi. Tanaman padi yang siap panen terendam air selama dua hari.

Diperkirakan dalam beberapa minggu kedepan, petani di Kelurahan Paju, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo akan memanen padi mereka. Namun dengan terendamnya puluhan hektar sawah, para petani terancam gagal panen.

"Sampai puluhan juta rupiah kami rugi," ujar Moh Arifin, Ketua kelompok tani (Poktan) Mugi Mulia Paju, Minggu (10/3/2019).

Ia menjelaskan, lahan yang terendam mencapai 60 hektar. Sebagian besar merupakan persawahan, sisanya tanaman buah melon.

Ada dua Poktan yang menggarap puluhan hektar lahan pertanian tersebut. Khusus Poktan Mugi Mulia, total 11 hektare terendam seluruhnya.

"Ini padahal sudah mau waktunya panen. Kalau kena banjir begini, ya bisa gagal panen," bebernya.

Para petani mengaku cemas, pasalnya tanaman padi serta melon yang terancam gagal panen ini tidak dilindungi oleh asuransi.



"Mulai tahun ini mengurus asuransi pertanian melalui dinas pertanian. Tapi informasinya, kami tidak memenuhi syarat mendapat asuransi. Jadi tidak ada ganti rugi," beber Arifin.

Arifin merinci, para petani diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta dari 11 hektar lahan yang terendam.

Arifin berharap ada perhatian dari pemerintah setempat atas apa yang dialami oleh para petani. Selain sawah, rumah-rumah para petani juga terendam banjir.

"Kami berharap bisa ada perhatian dari pemerintah. Bagaimanapun, asuransi yang tadinya sudah kami ikuti di tahun lalu, tahun ini tidak ada karena dari dinas pertanian informasinya tidak memenuhi persyaratan," katanya.

Sementara itu, Bakorwil Madiun, Gatot Gunarso mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi dan akan dilakukan ganti rugi dengan cara menurunkan bantuan benih.

"Kan kemarin malam Wagub (Emil Dardak ke Ponorogo. Nah disitu Pak Emil mengatakan alan memberi bantuan benih. Ini akan saya komunikasikan dengan Kepala Dinas Pertanian Provinsi, " pungkasnya.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter